bisnis-market

Bank Indonesia Minta UMKM NTB Dorong Sarang Burung Walet Andalan Ekspor Daerah

Kamis, 26 Januari 2023 | 17:18 WIB
Salah satu kudapan dari bahan sarang burung walet (Sumber foto: Instagram @chingyu_may)

PONTIANAKGLOBE -- Bank Indonesia (BI) mendorong pemerintah dan pelaku UMKM di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mengembangkan sarang burung walet sebagai unggulan ekspor daerah.

Menurut BI sarang burung walet dari NTB memiliki nilai komoditas tinggi dengan pasar negara tertinggi adalah China, Singapura dan Australia. Oleh karena itu, BI minta sejumlah pihak memperhatikan sejumlah aspek agar komoditas tersebut menjadi primadona pendapatan daerah dan devisa negara.

Adapun faktor-faktor yang harus menjadi perhatian, seperti penjelasan BI dari Laporan Perekonomian Daerah mulai dari kondisi lingkungan yang harus bersih dan tingkat polusi rendah baik udara dan polusi suara.

Bank Indonesia menjelaskan faktor pengelolaan gedung menjadi salah satu kunci kesuksesan bisnis sarang burung walet. Untuk menghasilkan sarang burung walet berkualitas setidaknya 2 tahun setelah pembangunan gedung dan setelah itu dapat panen 2 bulan sekali.

Faktor berikutnya, panen selektif tetap menjaga kelestarian populasi burung walet oleh tenaga kerja yang terampil. Saat panen, bahkan supplier eksportir juga harus turun tangan produksi, menampung dan mencuci sarang burung walet hingga pengemasan dan pemasaran produk tersebut berkualitas tinggi.

Ada tiga jenis kualitas sarang burung walet, yaitu kualitas mangkok sempurna, kualitas sudut, dan kualitas patahan dengan jarak harga yang berbeda bahkan cenderung tinggi masing-masing jenis sarang tersebut.

"Jarga ekspor sarang burung walet relatif tinggi pada tingkat eksportir terutama bentuk sarang utuh dan bersih. Dengan pengurangan bobot dari pasca panen, pembersihan, pembentukan ulang [susut] 25%," kata Bank Indonesia dikutip Pontianak Globe, Kamis (26 Januari 2023).

Tags

Terkini