bisnis-market

Garut Panen 32.400 Ton Bawang Merah, Bupati Rudy Yakin Indonesia Tidak Perlu Impor

Selasa, 20 Desember 2022 | 12:30 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan saat panen raya bawang merah (Sumber foto: Pemprov Jawa Barat)

PONTIANAKGLOBE -- Kabupaten Garut (Jawa Barat) menargetkan produksi panen bawang merah bisa mencapai 32.400 ton/tahun dan siap memasok bawang merah untuk daerah-daerah di tanah air yang minim kebutuhan komoditas tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Garut Rudy Gunawan usai pelaksanaan panen raya bawang merah yang berlangsung di Desa Sukamanah, Kabupaten Garut, baru-baru ini. Panen raya bawang tersebut di atas lahan seluas 100 Hektare (Ha).

"Kabupaten Garut siap menjadi pemasok bawang merah bagi kota-kota besar di Indonesia. Di Kecamatan Bayongbong sendiri ada 1.500 Ha lahan yang ditanami bawang merah," kata Rudy Gunawang dikutip Pontianak Globe, Selasa (20 Desember 2022).

Dia menjelaskan, Garut mempunyai 3 kecamatan dengan luasan total 3.000 Ha bawang merah untuk kebutuhan pasokan ke Kota Jakarta, Kota Bandung dan sekitarnya. Untuk 1 Ha saja bisa menghasilkan maksimal 12 ton dengan usia panen selama 60 hari.

Tidak hanya bawang merah saja, menurut Rudy, Garut juga menghasilkan komoditas cabai, wortel, kentang, bawang putih dan lainnya.

"Semua ada di Garut, tentu kita tidak membutuhkan lagi impor-impor dari luar. Garut memang mantap," ucap Rudy.

Hitung-hitungan serupa juga disampaikan Kabid Sarana Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan di Dinas Pertanian Garut Ardhy Ferdianto yang menyebutkan total luas lahan untuk tanaman bawang merah mencapai 3.500 Ha dengan.

Dari total luasan lahan bawang merah itu, ada 7 kecamatan yakni Bayongbong, Kecamatan Sucinaraja, Kecamatan Pangatikan, Kecamatan Sukaresmi, Kecamatan Cisurupan, Kecamatan Cikajang dan Kecamatan Cigedug.

Dengan demikian, komoditas bawang merah dari Kabupaten Garut mampu menolong inflasi di sejumlah daerah.

Tags

Terkini