bisnis-market

Strategi Pemasaran Usaha Agribisnis Jamur Tiram

Rabu, 7 Desember 2022 | 21:49 WIB
Strategi pemasaran yang jitu bisa bisa menambah nilai jual komoditas jamur tiram

PONTIANAKGLOBE -- Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati termasuk tumbuhan dari kelas jamur (fungi). Budidaya jamur yang cukup banyak diminati adalah jamur tiram, dibuktikan dengan seringnya diadakan pelatihan usaha agribisnis yang mengangkat budidaya jamur tiram di berbagai kalangan, mulai dari petani muda hingga karyawan yang akan memasuki masa pesiun.

Faktor murahnya investasi awal dan tidak memerlukan areal lahan yang luas menjadi salah satu faktor penarik pelaku usaha agribisnis untuk membudidayakan jamur tiram. Jamur tiram memiliki harga yang cukup bersaing, yaitu berkisar Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogramnya. Hal ini didukung dengan masa panen yang cukup cepat, yaitu 40 hari setelah pembibitan atau setelah tubuh buah berkembang maksimal, atau sekitar 2-3 minggu setelah tubuh buah terbentuk.

Meskipun dikembangkan dalam skala kecil, jamur tiram mampu memberikan nilai ekonomis yang tinggi. Faktor penunjang lainnya adalah kemudahan memperoleh sumber bahan baku berupa limbah pertanian, perkebunan atau kehutanan.

Strategi Pemasaran Jamur Tiram

Meskipun budidaya jamur tiram memiliki pangsa pasar yang menjanjikan, pelaku usaha agribisnis pemula seringkali merasa kesulitan justru dalam hal pemasaran, bukan dalam hal budidaya.

Strategi pemasaran menurut Philip Kotler (2012) adalah logika pemasaran dimana perusahaan berharap dapat menciptakan nilai bagi customer dan dapat mencapai hubungan yang menguntungkan dengan pelanggan. Sebagai pemula dalam usaha agribisnis, langkah awal yang perlu dirancang adalah strategi pemasaran. Suatu produk yang baik akan menjadi percuma jika tidak dibarengi dengan strategi pemasaran yang tepat.

Untuk mendapatkan strategi yang tepat, maka riset pemasaran perlu dikembangkan. Metode riset pemasaran yang dapat dipilih menurut Rangkuti (2007), bisa berupa kuesioner, diskusi kelompok (Focus Group Discussion), survei atau observasi. Dengan melakukan riset terhadap pasar, suatu perusahaan akan lebih tahu apakah produk atau jasa perusahaan cocok dengan market yang dipilih.

Strategi pemasaran budidaya jamur tiram yang dapat ditempuh dapat dilakukan mulai dari:

1. Peningkatan dari segi modal (Novarny, 2013);
2. Menjaga pangsa pasar dan daya beli masyarakat dengan mempertahankan harga jual yang stabil (Novarny, 2013),
3. Mengembangkan pemasaran secara online atau mobile (Novarny, 2013);
4. Mengembangkan Digital Marketing yaitu menggunakan aplikasi bisnis online untuk mengembangkan pemasaran (Haryono, 2019).

Pemasaran secara Digital Marketing atau Business to Customer (B2C) adalah kegiatan Digital Marketing yang dilakukan secara langsung oleh perusahaan kepada konsumen perseorangan atau secara individu, dimana kegiatan transaksi umumnya menggunakan mekanisme toko online (online shop) yang berisikan katalog produk misalnya jamur yang ditawarkan dengan aplikasi whatsapp bisnis.

Adanya peluang yang cukup besar dalam menjalankan bisnis jamur tiram, tidak menutup kemungkinan banyak orang tertarik melakukan bisnis ini, sehingga perlu untuk membuka saluran-saluran pemasaran yang efektif dan maksimal, melalui strategi pemasaran yang tepat dapat menciptakan jalur pemasaran produk yang cepat kepada konsumen mengingat jamur tiram merupakan produk yang apabila disimpan terlalu lama akan menimbulkan kerusakan. Selain memperluas pemasaran, pelaku usaha agribisnis jamur tiram juga perlu terus mengikuti perkembangan jaman terkait teknologi dan digitalisasi untuk dapat memperluas jaringan pemasaran.

Penulis:
Yohana Paulina*, Eva Dolorosa
*) Mahasiswa Magister (S2) Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak

Referensi:
Haryanto, dkk. 2019. Implementasi Free Open Source E-Commerce (Fose) Untuk Mendukung Pemasaran Digital Pada UMKM Jamur Tiram. Prosiding PKM-CSR, Vol. 2 (2019). e-ISSN: 2655-3570.

Kottler, Phillip. 2012. Manajemen Pemasaran Edisi 13, Bahasa Indonesia Jilid 1 dan. 3 Cetakan. Jakarta: Rajawali. Suprapto, Nandan.

Novarny. Dkk. 2013. Strategi Pemasaran Jamur Tiram Putih (Pleurotus Sp) Di Kota Medan. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

Rangkuti, Freddy. 2007. Teknik Membedah Kasus Bisnis. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta

Tags

Terkini