bisnis-market

Bisnis Maggot Omzet Bisa Dua Digit Lho, BBPPKS Yogyakarta Latih Keluarga PKH

Jumat, 18 November 2022 | 12:13 WIB
Kementerian Sosial melatih keluarga penerima PKH membangun bisnis maggot. (Sumber: Kementerian Sosial)

PONTIANAKGLOBE -- BBPPKS Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Sosial Kota Magelang dan SDM PKH Kota Magelang menyelenggarakan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat melalui Kewirausahaan Sosial Budidaya Maggot BSF bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan BPNT Kota Magelang.

Dikutip dari Kementerian Sosial, harapannya dari pelatihan tersebut maka peserta mendapatkan penghasilan tambahan dari budidaya maggot dan ikut membantu mengurangi masalah sampah organis di daerahnya.

Di akhir pelatihan peserta mendapat seperangkat peralatan untuk memulai usaha budidaya magot antara lain kandang lalat, kompor gas, timbangan, gilingan daging, nampan dan penggorengan.

Maggot BSF (Black Soldier Fly) adalah larva dari jenis lalat besar berwarna hitam yang terlihat seperti tawon, mudah dibudidayakan dan bermanfaat bagi lingkungan karena mampu mengurai sampah organik.

Dari Maggot sebagai alternatif pakan super penuh nutrisi bagi ternak juga dapat diolah menjadi Maggot kering, minyak maggot, tepung maggot dan pellet maggot. Penggemar paling menyukai jenis pakan ternaknya.

Pelatihan yang diikuti 30 orang peserta itu berlangsung pada 26 sampai 29 Oktober 2022 di Aula Tat Twam Asi Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA) KUMUDA Putera-Puteri Magelang.

Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pengenalan sampah organik, budidaya Magot BSF dan pengolahan Eco Enzym oleh Tim dari Guwosari TC dan cara membudidayakan magot, mempelajari Teknik Pengolahan Produk Magot BSF oleh TM Sampah Bantul.

Tidak sampai di situ saja, fasilitator tim Pahlawan Ekonomi Surabaya mengajak cara packaging dan pemasaran yang baik. Peserta dibekali dengan pembukuan sederhana dan strategi pengembangan kewirausahaan dari tim Satoeassa dan Omah Maggot Magelang untuk mengawali kegiatan usahanya.

Penghasilan bisnis maggot seperti pengalaman Yadi dikutip dari Hops.id, pemuda asal Bekasi itu mampu meraup untung Rp20 juta per bulan dengan produksi 40-50 Kilogram maggot. 

Tags

Terkini