bisnis-market

Strategi Kemenperin Ekspor Furnitur Dapat Sentuh US$5 Miliar Pada 2024

Sabtu, 12 November 2022 | 15:39 WIB
Furnitur (Sumber: Pixabay)

PONTIANAKGLOBE, JAKARTA -- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan ekspor industri furnitur mencapai US$5 miliar pada 2024 dengan mendorong peningkatan penyerapan di pasar domestik dan intensifikasi upaya peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan Kemenperin menyiapkan program sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) gratis untuk 1.250 produk 2022.

"Kemenperin memperjuangkan penambahan anggaran agar jumlah sertifikat TKDN gratis bertambah menjadi 10.000 produk. Langkah tesebut diharapkan menjadi momentum bagi industri furnitur untuk meningkatkan kinerja dan penyerapan produknya di dalam negeri,” jelas Putu dikutip Pontianak Globe dari siaran pers, Sabtu (12 November 2022).

Kemenperin juga terus berbenah pada perbaikan rantai pasok, substitusi impor, serta program-program peningkatan kapasitas. Semua upaya kami intensifkan sebagai wujud keberpihakan pemerintah agar industri dalam negeri dapat berdaulat, maju, dan berdaya saing.

Dalam rangka menjamin ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan baku, Kemenperin juga akan memperjuangkan agar komoditas kayu dan rotan dapat segera masuk ke dalam Sistem Nasional Neraca Komoditas (SINAS NK) yang memuat data terkait suplai atau produksi komoditas tertentu

Selain itu, kebutuhan baku industry, dan konsumsi dalam kurun waktu tertentu yang berlaku secara nasional. Sistem ini memungkinkan pengawasan ketat dan komprehensif terhadap supply chain bahan baku industri, termasuk terkait dengan kebutuhan impor.

Ekspor industri furnitur tercatat sebesar US$1,9 miliar pada 2022, meningkat 33% atau mencapai nilai US$2,5 miliar pada 2021. Dalam periode Januari-September 2022, angka ekspor mampu mencapai US$1,9 miliar atau lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2021 dengan nilai US$1,8 miliar.

“Para pelaku industri yang terhimpun dalam Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menargetkan ekspor mencapai USD5 miliar. Untuk memenuhi target tersebut, pemerintah terus memberikan dukungan serius pada industri furnitur,” kata Putu.

Tags

Terkini