PONTIANAKGLOBE -- Kementerian Pertanian sukses menyelenggarakan Temu Usaha Agribisnis pada Penas Petani Nelayan XVI dengan menghasilkan sejumlah kerjasama bidang agribisnis, perikanan dan kehutanan pada 11 hingga 13 Juli 2023.
Adapun kerjasama yang terjalin meliputi Koperasi produsen Perwira Cipta Mandiri dengan Mitra exportir PT Java Agritech dengan produk yang dikerjasamakan lada putih 40 ton (@85.000) dan lada hijau 7 ton (@25.000) dengan nilai total Rp 3.575.000.000.
Selanjutnya, Koperasi produsen Gupon Sekarlangit dengan Mitra exportir PT Hassana Boga Sejahtera Tbk melalui produk beras putih 360 ton (@14.500) dan beras merah 24 ton (@16.500).
Adapula CSR antara PT. Semen Padang dengan Hutan Kemasyarakatan Sikayan Balumulk (Kota Padang) tentang Pemberdayaan Masyarakat di HKM Sikayan Balumulk.
Antara Budiman Swalayan dengan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Bundo Gamaran LPHN Salibutan Lubuk Alung (Produk Asam Kandis).
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Ali Jamil mengatakan masing-masing yang bekerjasama sudah tukar kontak dan transaksi bisnis untuk menjalin kesepakatan lebih lanjut.
"Hal ini didorong menjadi skala yang lebih luas dan berkelanjutan, yang akhirnya dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani dan nelayan Indonesia," kata Ali Jamil dikutip Pontianak Globe, Rabu (12 Juli 2023.
Direktur Pembiayaan Pertanian Indah Megahwati mengatakan dengan kerjasama tersebut terwujud pemasaran hasil-hasil pertanian antara petani-nelayan dengan pengusaha untuk mengembangkan system agribisnis dan agroindustri yang saling menguntungkan.