PONTIANAKGLOBE -- Kementerian Koperasi dan UMKM ingin memperbanyak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) untuk menekan biaya produksi nelayan lebih rendah.
MenKopUKM Teten Masduki mengatakan nelayan sekarang menghadapi persoalan sebesar 60% biaya produksi nelayan habis hanya untuk membeli bahan bakar. Selama ini nelayan membeli BBM di pasar eceran yang mahal antara Rp10.000 sampai Rp12.000.
"Ada 11.000 desa nelayan, tapi baru ada 338 SPBU. Maka pemerintah akan bangun secara bertahap SPBU mini supaya pasokan BBM dekat dengan desa nelayan," kata Teten Masduki dikutip Pontianak Globe, Kamis (18 Mei 2023).
Dilansir dari laman KemenkopUKM, Teten Masduki mengatakan saat ini ada 7 SPBUN yang hadir melalui program Solusi yakni di Lhoknga, Deli Serdang, Indramayu, Pekalongan, Semarang, Surabaya, dan Lombok Timur dan pada tahun ini ada 7 pilotong lagi.
"Bahkan Presiden meminta diperbanyak menjadi 250. InsyaAllah kita akan kejar target itu," kata MenkopUKM Teten Masduki.