bisnis-market

Ekspor Olahan Minyak Kelapa Sawit Naik Sebanyak 2,25 Juta Ton, China Sumbang Permintaan Tertinggi

Kamis, 20 April 2023 | 14:41 WIB
Pekerja sedang mengumpulkan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang nanti akan diolah sebagai CPO. (Pontianak Globe/Dinas Perkebunan Kalimantan Timur)

PONTIANAKGLOBE -- GAPKI mencatatkan ekspor olahan minyak sawit Indonesia ke sejumlah negara mengalami peningkatan dari Januari ke Februari 2023 yaitu dari 2,12 juta ton menjadi 2,25 juta ton.

Adapun tujuan ekspor tertinggi tujuan China sebanyak 287.000 ton atau sebanyak 55%, disusul Bangladesh sebanyak 115.000 ton atau naik sebesar 289% dan mesir sebanyak 81.000 ton atau sebesar 142%.

"Kenaikan ekspor sawit juga terjadi tujuan di negara-negara uni eropa selain Spanyol dan Italia, Filipina, Myanmar, dan Vietnam," kata Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sardjono dikutip Pontianak Globe, Kamis (20 April 2023).

Namun demikian, ada sejumlah negara yang mengalami penurun ekspor olahan minyak sawit dari Indonesia seperti India turun sebanyak 301.000 ton atau minus 41%, dan Pakistan turun sebanyak 87.000 ton atau minus 45%.

Penurunan permintaan olahan minyak kelapa sawit juga terjadi di Amerika Serikat, Malaysia, dan Singapura.

GAPKI mencatatkan untuk konsumsi dalam negeri mengalami kenaikan pada Februari 2023 dari Januari 2023 yaitu dari 1,78 juta ton menjadi 1,80 juta ton.

Saat ini produksi minyak kelapa sawit per Februari mencapai 3,88 juta ton dengan produksi PKO sebanyak 370.000 ton pada 2023.

Tags

Terkini