PONTIANAKGLOBE -- Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan serangkaian event Gema Ekonomi Syariah 2023 sebagai strategi akselerasi pengembangan ekonomi syariah mendorong pertumbuhan kehadiran UMKM Kalimantan Barat dan unggul.
Kepala BI Kalbar N.A Anggini Sari mengatakan sejak setahun lalu kian gencar dan aktif dalam memacu strategi pengembangan ekonomi syariah, keuangan syariah dan literasi ekonomi syariah seluruh Indonesia termasuk di Kalbar.
"Gema Ekonomi Syariah Kalbar 2023 supaya tumbuh ekonomi-ekonomi baru di Kalbar, mendorong transformasi digital pelaku ekonomi syariah seperti UMKM, rumah ibadah, dan pesantren," kata Anggini Sari dikutip Pontianak Globe, Selasa (14 Maret 2023).
Selain itu, lanjutnya, BI bakal memperkuat national branding produk unggulan daerah melalui peningkatan industri halal sehingga berkontribusi pada pencapaian visi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.
Guna mewujudkan strategi tersebut, Anggini menjelaskan Gema Ekonomi Syariah yang mulai digelar pada 13 Maret 2023 kemarin menggelar edukasi pendampingan sertifikasi halal UMKM dan rumah potong hewan bersama Kementerian Agama Kalbar.
Kegiatan lain, kurasi produk UMKM Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA) bersama desainer Wignyo Rahadi, seminar pengembangan ekonomi pesantren, edukasi dan literasi keuangan syariah bagi milenial Kalbar bersama Greget Kalla Buana dan Business Matching UMKM menggandeng Perbankan-Perbankan Syariah.
"Nanti pada acara syariah fair ada showcase produk 50 UMKM fesyen dan makanan minuman di GAIA Mall, Kubu Raya dan nanti disitu kami sosialisasi UMKM digital penggunaan QRIS," kata Anggini.