Hingga akhir September 2024, 3.957 desa telah memperoleh manfaat dari pemberdayaan melalui Desa BRILiaN.
Baca Juga: BRI CoreLab dan Mediapreneur Talks Bersama Promedia Teknologi, Jadi Ajang Inspirasi untuk Masa Depan Media DigitalKinerja Keuangan Tumbuh Positif
BRI mencatat laba bersih sebesar Rp45,36 triliun hingga akhir Triwulan III 2024.
Hal ini mencerminkan kekuatan fundamental bisnis BRI dalam menghadapi berbagai tantangan pasar.
Kredit yang disalurkan mencapai Rp1.353,36 triliun, tumbuh 8,21 persen YoY, dan aset BRI meningkat 5,94 persen YoY menjadi Rp1.961,92 triliun.
Jadi Penyalur Kredit UMKM Terbesar
BRI terus mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan UMKM.
Hingga akhir Triwulan III 2024, BRI menyalurkan sekitar Rp1.105,70 triliun atau 81,70% dari total kredit yang diberikan kepada UMKM.
Penyetor Dividen Terbesar ke Negara
Pada 2023, BRI mencatatkan laba bersih Rp60,4 triliun, tumbuh 16,5 persen YoY.
Sebagai bentuk komitmen kepada negara, BRI membagikan dividen sebesar 80 persen dari laba bersih atau Rp43,49 triliun, menjadikannya perusahaan dengan setoran dividen terbesar di 2024.
Raih Ratusan Penghargaan dan Wakili Indonesia di Daftar Perusahaan Terbesar Dunia
BRI meraih 250 penghargaan bergengsi pada 2024, termasuk pengakuan dari Forbes Global 2000 sebagai perusahaan terbesar di Indonesia.
BRI juga berada di peringkat 308 dunia, serta masuk dalam Fortune South East Asia 500 sebagai perusahaan finansial terbesar di Indonesia.
Sustainable Banking di Indonesia
Hingga akhir Triwulan III 2024, BRI tercatat memiliki portofolio pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp764,8 triliun, yang mencakup 61,9 persen dari total kredit yang disalurkan.
BRI juga mencatatkan skor ESG sebesar 75 pada penilaian Corporate Sustainability Assessment (CSA) oleh S&P Global, menempatkannya di 5% teratas sektor perbankan global.
BRI tidak hanya membuktikan dedikasinya pada ekonomi kerakyatan, tetapi juga menjadi mitra utama dalam mendorong transformasi ekonomi Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. ***