Pada akhir tahun ini, 15 UMKM binaan Pekalongan dijadwalkan berpartisipasi dalam acara BRI UMKM Expo (RT).
Baca Juga: Dinobatkan sebagai Badan Publik Terbaik, BRI Ukir Prestasi di Keterbukaan Informasi Publik 2024
Event strategis ini menjadi wadah untuk memperkenalkan produk unggulan UMKM ke pasar yang lebih luas.
Peran aktif Rumah BUMN BRI ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memberdayakan pelaku UMKM melalui program pelatihan dan pendampingan.
Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, menegaskan bahwa Rumah BUMN bukan hanya tempat pertemuan, tetapi juga pusat pengembangan kapasitas dan kapabilitas UMKM.
"Keberadaan Rumah BUMN sangat efektif dalam memberdayakan UMKM, dan program ini selaras dengan upaya menaikkelaskan UMKM di Indonesia," jelas Supari.
Hingga saat ini, BRI telah mendirikan 54 titik Rumah BUMN di berbagai wilayah.
Sejak awal pembentukannya, Rumah BUMN yang dikelola BRI menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari jumlah UMKM yang bergabung maupun kegiatan yang dilaksanakan.
Sampai September 2024, lebih dari 457.000 UMKM telah terdaftar di Rumah BUMN binaan BRI, dengan total 14.000 pelatihan yang telah digelar.
Keberadaan Rumah BUMN BRI Pekalongan membuktikan dampak nyata bagi UMKM lokal, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga akses pasar yang lebih luas.
Program ini mempertegas posisinya sebagai katalisator bagi UMKM untuk menjadi pemain kompetitif di pasar global. ***