PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- CEO Promedia, Agus Sulistiyono, menyampaikan kritik tegas terhadap kebijakan impor komoditas yang dinilainya berdampak negatif bagi petani, peternak, dan nelayan di Indonesia, Senin, 11 November 2024.
Dalam pernyataannya, Agus meminta pemerintah segera mengambil kebijakan yang lebih berpihak pada rakyat kecil, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Baca Juga: Prabowo Subianto Spontan Nyanyikan Lagu 'O Ulate' di Beijing, Peserta Forum Terkesan
Menurut Agus, kebijakan impor yang tak terkendali telah menekan harga komoditas lokal seperti beras, sapi, dan domba, hingga produsen dalam negeri kesulitan bersaing.
Ia pun mempertanyakan efektivitas program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintahan Prabowo-Gibran jika kebijakan impor tidak segera diubah secara mendasar.
Baca Juga: Jadi AgenBRILink, Pelaku UMKM di Simalungun Ini Sukses Tingkatkan Ekonomi Desa
Ada pun beberapa poin masukan serta kritik yang dilontarkan Mas Sulis -- panggilan akrab Agus Sulistiyono adalah sebagai berikut:
1. Stop atau Kurangi Impor Beras
"Kalau kita berpihak pada petani, hentikan atau setidaknya kurangi impor beras,” tegas Agus.
Ia menilai bahwa cita-cita swasembada beras akan sulit tercapai jika harga jual beras di tingkat petani masih rendah.
Kondisi ini, menurutnya, membuat petani rentan mengalami kerugian dan kehilangan semangat untuk bertani.
Baca Juga: Prabowo Bertemu Xi Jinping, Tegaskan Komitmen Kerja Sama Indonesia-China
2. Stop atau Kurangi Impor Sapi
Agus juga mengkritisi tingginya ketergantungan pada sapi impor.
Menurutnya, penjagal lebih memilih sapi impor yang relatif lebih murah, yang akhirnya menyebabkan harga sapi lokal ikut merosot.