PONTIANAKGLOBE.COM -- Melalui Tether Evo, Tether (USDT) baru-baru ini mengumumkan investasi sejumlah $200 juta untuk mendapatkan mayoritas saham di Blackrock Neurotech, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang antarmuka otak-komputer (BCI).
Pengumuman investasi ini datang dari Blackrock Neurotech pada tanggal 30 April 2024, yang dikenal sebagai perusahaan teknologi medis yang mengembangkan perangkat medis yang dapat dioperasikan melalui sinyal otak.
Blackrock Neurotech bertujuan untuk membantu individu yang mengalami dampak kelumpuhan dan gangguan neurologis dengan teknologi BCI mereka. Teknologi yang dikembangkan memungkinkan pasien untuk mengendalikan berbagai hal seperti lengan robot, kursi roda, pesan, menjelajahi internet, dan bahkan mengendarai mobil hanya dengan kekuatan pikiran mereka.
Tether Evo, divisi modal ventura yang baru dibentuk oleh Tether, adalah wahana yang digunakan untuk investasi ini. Tether Evo bertujuan untuk mendukung proyek-proyek yang menggabungkan inovasi teknologi dan potensi manusia.
Investasi Tether di Blackrock Neurotech diharapkan dapat mempercepat komersialisasi solusi medis yang telah terbukti berhasil pada lebih dari 40 individu, serta untuk meningkatkan penelitian dan pengembangan di bidang BCI.
Paolo Ardoino, CEO Tether, menyatakan bahwa investasi ini adalah langkah maju menuju masa depan di mana teknologi tidak hanya melengkapi, tetapi juga meningkatkan pengalaman manusia. Tether Evo, menurut Ardoino, merupakan langkah alami untuk fokus pada manusia, dengan tujuan membantu jutaan orang di seluruh dunia yang mengalami berbagai gangguan neurologis.
Ini adalah langkah yang signifikan bagi Tether, yang menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan teknologi yang dapat memberikan dampak positif pada kehidupan manusia. ***