Halving baru-baru ini, yang mengurangi pasokan Bitcoin di tengah permintaan yang meningkat, telah mempersiapkan pasar untuk fase bull potensial lainnya. Meskipun harga Bitcoin tetap berada di sekitar level support kritis, indikator teknis memberikan sinyal yang beragam tentang lintasan jangka pendeknya.
Baca Juga: Pengakuan Terbaru CEO Telegram Pavel Durov: Menyimpan Bitcoin dan Fiat Jutaan Dolar Selama 10 Tahun
Sementara harga masih dipengaruhi oleh indikator pasar bull utama seperti Exponential Moving Averages (EMA) 20 hari dan 50 hari, support di $62.000 tampaknya bertahan stabil untuk saat ini.
Namun, kerugian lebih lanjut diantisipasi, mengingat posisi Bitcoin saat ini relatif terhadap indikator-indikator ini.
Secara keseluruhan, keputusan berani Michael Saylor untuk mulai mengakumulasi Bitcoin pada tahun 2020 telah membawa hasil yang signifikan, menghasilkan keuntungan sekitar $400 juta dari penjualan saham MicroStrategy yang telah direncanakan sebelumnya.
Meskipun ada kekhawatiran bahwa Saylor mungkin menjual di puncak, premi yang diberlakukan oleh MicroStrategy atas Bitcoin telah menarik perhatian. Hasil kuartal pertama perusahaan sangat dinantikan, dengan pendapatan diperkirakan sekitar $122 juta dan perkiraan rugi bersih 61 sen per saham.
Sementara itu, narasi seputar ETF Bitcoin terus berkembang, dengan analis Bernstein memperkirakan lonjakan menjadi $150.000 pada tahun 2025, meskipun saat ini terjadi perlambatan dalam arus masuk ETF.
Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memberikan informasi tambahan kepada pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan dana yang bersifat discretionary sebelum berinvestasi. Semua aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca. ***