PONTIANAKGLOBE -- Pemerintah Indonesia memastikan PT Freeport Indonesia mendapatkan izin untuk ekspor konsentrat tembaga sampai Mei 2024 nanti.
Hal itu diucapkan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif kepada wartawan di Jakarta, pada Jumat (28 April 2023).
Sebagaimana diketahui, sebelumnya ada UU No. 3/2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (UU Minerba) yang tercantum moratorium atau penghentian ekspor mineral logam mentah pada Juni 2023 nanti.
Tidak hanya PT Freeport Indonesia saja yang mendapatkan kelonggaran ekspor tersebut, tetapi ada BUMN lain yakni PT Amman Mineral yang bisa mengekspor konsentrat tembaga sampai pada Mei 2024.
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan pemberian perpanjangan buka keran ekspor konsentrat tembaga tersebut karena Freeport Indonesia terdampak pandemi Covid-19.
Dia menjelaskan kontraktor dari Jepang tidak dapat bekerja untuk proyek pembangunan smelter Freeport Indonesia.
Proyek pembangunan smelter tersebut itulah, lanjut dia, untuk mengerjakan smelter Freeport Indonesia di Gresik Jawa Timur.
Sebagai informasi, saat ini pembangunan smelter tembaga di Gresik Jawa Timur sudah mencapai pengerjaan 61%.
Artikel Terkait
Yuk, Cek Biaya Bea Keluar Produk Pertambangan. Segini biaya Konsentrat Tembaga, Besi Dkk.
Pabrik Pemurnian Bahan Baku Kendaraan Listrik di Kawasan JIIPE PT Freeport Indonesia Beroperasi Mei
Indonesia Ekspor Baja Canai Panas ke Italia Sebanyak 30.000 Metrik Ton