Serangan Ransomware BRI Ternyata Hoaks, Pakar IT dan Influencer Cybersecurity Jadi Sorotan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 25 Desember 2024 | 21:41 WIB
Konten Mr Bert yang banyak dikomentari oleh netizen karena dianggap membuat nasabah perbankan khawatir berlebihan .
Konten Mr Bert yang banyak dikomentari oleh netizen karena dianggap membuat nasabah perbankan khawatir berlebihan .

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Publik Indonesia sempat dihebohkan oleh klaim serangan ransomware yang disebut menyasar Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Isu ini mencuat pada 18 Desember 2024, setelah akun X @FalconFeedsio, yang fokus pada keamanan siber, mengunggah klaim bahwa data BRI telah diretas oleh kelompok hacker bernama Bashe Ransomware.

Baca Juga: Petani Jeruk Curup Meningkatkan Ekonomi Berkat Program Klasterku Hidupku dari BRI

Namun, dalam waktu singkat, akun yang sama mengklarifikasi bahwa isu tersebut adalah hoaks.

"Klarifikasi terkait klaim serangan ke BRI. Unggahan ini mengkonfirmasi bahwa serangan ke BRI yang dilaporkan itu adalah berita bohong," tulis @FalconFeedsio pada hari yang sama.

Teguh Aprianto Ungkap Kejanggalan Data Hacker

Pakar keamanan siber dan pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, turut mengonfirmasi bahwa klaim serangan ransomware ke BRI adalah hoaks.

Baca Juga: Dinobatkan sebagai Badan Publik Terbaik, BRI Ukir Prestasi di Keterbukaan Informasi Publik 2024

Teguh menyatakan bahwa ia sudah mencurigai kejanggalan sejak awal isu ini mencuat.

Setelah tenggat waktu tebusan yang ditetapkan Bashe Ransomware berlalu pada 23 Desember 2024, hacker memublikasikan sebagian data yang mereka klaim telah diretas.

Namun, setelah ditelusuri, data tersebut ternyata bukan data baru.

Baca Juga: BRI Gandeng Artajasa, Tarik Tunai Tanpa Kartu Kini Bisa di Seluruh ATM BRI

"Setelah tenggat waktunya sudah habis, akhirnya datanya dirilis oleh pelaku. Isi datanya cuma 1 file Excel yang isinya cuma 100 row data yang match dengan salah satu dokumen di Scribd dan PDFcoffee," ungkap Teguh melalui akun X resminya, @secgron, pada 25 Desember 2024.

Teguh bahkan menyebut Bashe sebagai grup ransomware yang "kocak."

"Mari tepuk tangan untuk Bashe, grup ransomware terkocak sepanjang masa," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: BRI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X