Dengan KUR BRI, Petani Mangga Bondowoso Perluas Lahan dan Raup Puluhan Juta per Bulan

photo author
Castilo Gagas Panamuan, Pontianak Globe
- Minggu, 24 November 2024 | 11:14 WIB
Mangga Alpukat, produk unggulan dari Desa Botolinggo, Bondowosa, disukai pembeli karena rasanya yang istimewa. Petani semakin sejahtera berkat dukungan BRI.  (Dok. Pontianak Globe)
Mangga Alpukat, produk unggulan dari Desa Botolinggo, Bondowosa, disukai pembeli karena rasanya yang istimewa. Petani semakin sejahtera berkat dukungan BRI. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, BONDOWOSO -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan UMKM, khususnya petani di pedesaan.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Abu Sufyan, petani mangga asal Desa Botolinggo, Kecamatan Botolinggo, Bondowoso, Jawa Timur, yang berhasil memperbesar skala usahanya berkat dukungan BRI.

Baca Juga: Cerita Sukses UMKM Berkembang Bersama Rumah BUMN Binaan BRI

Mangga Alpukat, produk unggulan dari Desa Botolinggo, memiliki ciri khas rasa manis, kadar air rendah, tekstur lembut, dan cara konsumsi unik: daging buahnya dapat disendok layaknya alpukat.

Keunggulan ini membuat Mangga Botolinggo tidak hanya laris di pasar lokal, tetapi juga diminati hingga luar daerah.

Abu Sufyan mengenal BRI melalui rekan-rekannya di Kelompok Tani Sumber Mangga.

Baca Juga: Dukung UMKM Prukades Tumbuh, BRI Kembali Gelar Bazar UMKM BRILiaN 2024 di Jakarta

Ia kemudian memperoleh dukungan modal usaha melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

Modal awal tersebut menjadi tonggak penting dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panennya.

Selain pembiayaan, BRI memberikan pendampingan kepada Abu Sufyan dan kelompoknya.

Program ini meliputi edukasi pengelolaan keuangan, penggunaan metode pembayaran modern seperti QRIS, hingga pemanfaatan aplikasi BRImo.

Baca Juga: Kolaborasi Kelompok Tani Hutan Pabangbon dan BRI melalui Program Grow and Green Pulihkan Hutan Bekas Tambang di Kecamatan Nanggung Bogor

“BRI sangat membantu usaha saya. Prosesnya cepat, dan saya juga dibimbing mengelola keuangan dengan lebih baik. Transaksi jadi praktis dan efisien dengan BRImo,” ungkap Abu Sufyan.

Dengan bimbingan BRI, Abu Sufyan berhasil memasarkan mangga hingga ke luar daerah, termasuk DKI Jakarta.

Meski pemasaran utama tetap dilakukan secara lokal, akses ke pemasaran digital membuka peluang baru untuk memperluas jangkauan pasar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: BRI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X