- Dipengaruhi oleh angin monsun barat daya dari Samudera Hindia.
- Curah hujan tinggi, terutama di Bangkok dan daerah utara.
- Lanskap menjadi hijau dan subur, tetapi risiko banjir meningkat.
Musim Kemarau (November–April)
- Cuaca cerah dengan langit biru dan suhu tinggi.
- Waktu yang paling disukai wisatawan, terutama untuk festival seperti Songkran.
Musim Monsun
- Monsun Barat Daya (Mei–Oktober): Membawa hujan lebat ke wilayah barat daya seperti Phuket dan Krabi.
- Monsun Timur Laut (November–April): Membawa angin kering dari daratan Asia, menyebabkan musim kemarau.
Fenomena Iklim Thailand: El Niño dan La Niña
- El Niño menyebabkan musim kemarau lebih panjang, suhu lebih tinggi, dan risiko kebakaran hutan.
- La Niña meningkatkan curah hujan, menyebabkan banjir, tetapi juga membantu persediaan air dan pertanian.
Dengan iklim yang unik ini, Thailand menawarkan pengalaman wisata yang berbeda sepanjang tahun.
Jika ingin berkunjung, pastikan untuk memilih musim yang sesuai dengan aktivitas yang diinginkan! ***
Artikel Terkait
Liburan Tak Terlupakan di Ubud: 5 Destinasi Wisata Keluarga yang Menghibur dan Edukatif
Danau Laet, Surga Wisata Alam di Tayan Hilir Kabupaten Sanggau yang Wajib Dikunjungi
Kepulauan Karimunjawa, 'The Paradise of Java' Wisata Alam, Kuliner, dan Budaya yang Wajib Dikunjungi
Wisata Gunung Poteng, Destinasi Alam Sejarah di Singkawang yang Hidup Kembali
Virus HMPV dan Fakta Terbaru, Apakah China Masih Destinasi Wisata Aman?
Dedi Mulyadi Perintahkan Pembongkaran Hibisc Fantasy dan Soroti Perizinan Wisata di Puncak Bogor