PONTIANAKGLOBE -- Sobat Globe yang senang bercocok tanam sayur di lahan sempit atau sudah mempunyai pekarangan lahan yang lumayan luas, tentu tanaman yang wajib ada adalah cabai.
Namun seringkali, bagi yang sudah terbiasa menanam cabai sering kali kesal karena tanaman cabainya sulit tumbuh dan sering diserang hama seperti kutu putih atau semut.
Hama-hama itulah yang acapkali membuat pertumbuhan tanaman cabai pendek, dan hingga tidak berbuah. Jangan khawatir, Pontianak Globe telah membuat rangkuman cara mengatasi tanaman cabai Sobat Globe agar tumbuh subur dan bisa panen setiap saat.
Ada tiga teknik cara merangsang cabai, dilansir dari berbagai sumber sebagai berikut:
1. Pemberian Jalaran
Siapkan besi, bambu, kayu atau sejenisnya. Setelah itu, tusuk besi ke dalam tanah sebagai penopang batang cabai ketika tumbuh nanti. Fungsinya cabai tumbang ketika ada angin dan hujan.
2. Larutan Bawang Putih.
Fungsi laruta ini untuk mencegah cabe terserang hama-hama seperti kutu putih, semut dan lain-lain. Cara membuat siapkan air ke dalam botol semprot. Ambil bawang putih, buang kulitnya dan potong bawang putih masukkan ke dalam botol. Diamkan selama sekitar 10 menit agar bawang putih bercampur dengan larutan air. Sebelum disemprot, kocok terlebih dahulu larutan. Aroma dari bawang putih tersebut sangat tidak disukai hama.
Semprot selama satu kali selama dua hari, atau seminggu satu kali. Apabila sudah terdapat hama maka semprot satu hari sekali dan pada pagi hari.
3. Pupuk MPK
Siapkan air 1 liter dan tuang pupuk di 1 sendok makan. Setelah pupuk terlarut di dalam air, tuangkan pupuk tetapi jangan sampai terkena batang cabai. Sobat Globe harus tahu bahwa pemupukan baru boleh dilakukan untuk tanaman yang berusia 1 bulan. Untuk satu liter pupuk bisa diberikan sampai 5-10 tanaman cabai rawit polybag.
Artikel Terkait
Mengenal Apa itu Aplikasi Tanamin! Bisa Mendeteksi Penyakit Tanaman Padi, Singkong dan Tomat
Bertemu Mentan Yassin Limpo, FAO Dukung Transformasi Pertanian dan Pedesaan Indonesia melalui Digitalisasi