Lemongrass (Cymbopogon flexuosus): Lemongrass juga memiliki aroma yang segar dan dapat mengusir nyamuk. Anda bisa menanamnya dalam pot atau langsung di kebun, dan letakkan di area yang sering dilewati oleh nyamuk.
Catnip (Nepeta cataria): Catnip mengandung senyawa nepetalactone yang dapat mengusir nyamuk. Anda bisa menanamnya dalam pot atau langsung di kebun, kemudian letakkan di area yang sering dilewati oleh nyamuk.
Geranium (Pelargonium spp.): Geranium memiliki aroma yang harum dan menyegarkan yang dapat mengusir nyamuk. Anda bisa menanamnya dalam pot atau langsung di kebun, dan letakkan di area yang sering dilewati oleh nyamuk.
Eucalyptus (Eucalyptus spp.): Eucalyptus mengandung senyawa cineole dan citronellal yang dapat mengusir nyamuk. Anda bisa menanamnya dalam pot atau langsung di kebun, dan letakkan di area yang sering dilewati oleh nyamuk.
Pennyroyal (Mentha pulegium): Pennyroyal memiliki aroma yang menyengat dan dapat mengusir nyamuk. Namun, tanaman ini sebaiknya tidak ditanam di area yang sering dilewati oleh anak-anak dan hewan peliharaan, karena dapat menyebabkan efek samping jika tertelan atau terhirup.
Chrysanthemum (Chrysanthemum cinerariifolium): Bunga Chrysanthemum mengandung senyawa pyrethrum yang dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam produk pengusir nyamuk. Anda bisa menanamnya dalam pot atau langsung di kebun, dan letakkan di area yang sering dilewati oleh nyamuk.
Perlu diingat bahwa meskipun tanaman-tanaman di atas dapat membantu mengusir nyamuk, namun cara yang paling efektif untuk mencegah gigitan nyamuk adalah dengan menggunakan obat nyamuk yang mengandung DEET.
Selain itu, pastikan juga untuk membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti tempat sampah dan genangan air. ***