Bahkan, sistemnya mampu mendapatkan informasi yang sangat up-to-date.
Sebagai contoh, ketika pengguna bertanya mengenai pakaian yang dikenakan oleh host Podcast The Joe Rogan Experience, Grok dapat memberikan jawaban berdasarkan wawancara terbaru Joe Rogan.
Elon Musk mengatakan bahwa Grok-1, model bahasa yang menggerakkan chatbot ini, mampu melampaui kinerja GPT-3.5 dalam empat benchmark yang berbeda.
Meskipun demikian, Grok-1 masih kalah dengan GPT-4 yang menggunakan model bahasa ChatGPT versi berbayar/Plus.
Saat ini, Grok masih dalam tahap uji coba dan hanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna di Amerika Serikat.
Grok akan menjadi fitur langganan X Premium Plus, yang memiliki biaya bulanan sekitar $16.00 atau sekitar Rp 249.424. xAI, perusahaan di balik Grok, juga berencana untuk meluncurkan fitur-fitur baru dalam beberapa bulan mendatang.
Ini merupakan langkah pertama xAI dalam memperkenalkan chatbot Grok dan potensi keunggulannya dalam hal candaan dan pengetahuan yang up-to-date. ***