PONTIANAKGLOBE -- Empat astronot yang berada di dalam kapsul SpaceX Crew Dragon tiba selamat di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Jumat (3 Maret 2023) pagi.
Mereka akan menuntaskan misi selama 6 bulan di luar angkasa yang menariknya dalam satu kapsul itu terdapat astronot berasal dari dua negara sedang perang dingin yakni 2 astronot Amerika Serikat, 1 astronot Rusia dan 2 astronot Uni Emirat Arab.
Astronot dari Rusia bernama Andrey Fedyaev berusia 42 tahun merupakan seorang insinyur, sama dengan astronot dari Uni Emirat Arab bernama Sultan Alneyadi berusia 41 tahun.
Sementara itu dari Amerika Serikat yaitu Stephen Bowen (59 tahun) mantan perwira kapal selam angkatan laut AS dan Warren woody Hoburg (37 tahun) insinyur listrik, ahli ilmu komputer dan penerbang komersial.
Sebagaimana diketahui Spacex merupakan roket swasta yang didirikan oleh Elon Musk pendiri otomotif Tesla dan pemilik Twitter.
Dilansir dari Chanel News Asia, laporan dari NASA menyebutkan ISS dan kapsul terbang bersama-sama dengan kecepatan 17.000 mil per jam (28.164 kph) sekitar 250 mil (420 Km) di atas bumi melintasi pantai Afrika Timur.
Mereka berangkat dari Pusat Antariksa Kennedy NASA di Cape Canaveral Florida. Dalam proses pendekatan menuju stasiun, tim menghantikan kapsul dari ISS selama 23 menit dan mereka mengamankan kapsul agar terpasang dengan benar.
Setiba di luar angkasa, tim memeriksa kebocoran dan memberikan tekanan ke kapsul dan ISS yang memakan waktu hampir 2 jam. Awak ISS ini bertanggung jawab memelihar dan memperbaiki stasiun dan mempersiapkan kedatangan serta keberangkatan astronot lain.
Selain itu, tim akan melakukan penelitian sel manusia di luar angkasa dalam mengendalikan bahan-bahan yang mudah terbakar di luar angkasa.
Artikel Terkait
Duh Elon Musk Bikin Gara-Gara Lagi, Karyawan Twitter Habis Kesabaran Resign
Brittner Griner Sudah Berada di AS Usai Ditahan Rusia
Rusia Bentuk Brigade Kreatif Garis Depan untuk Meningkatkan Moral Pasukannya, Berisi Vokalis dan Musisi