PONTIANAKGLOBE -- Pebasket perempuan dari Amerika Serikat, Brittner Griner telah tiba di Amerika Serikat setelah Rusia menahannya selama 10 bulan.
Griner tibar di San Antonio, pada pukul 16.29 waktu setempat dan langsung bertemu dengan keluarganya.
Kepulangan perempuan berusia 32 tahun itu menjadi keberhasilan Amerika Serikat terutama Presiden Biden dalam membebaskan warga negaranya melalui pertukaran tahanan dengan Rusia.
Pihak Amerika Serikat menukar Griner dengan Viktor Bout, pria berusia 55 tahun yang ditahan karena berada di Amerika Serikat atas tuduhan memperjual senjata api secara ilegal.
Bout adalah mantan perwira angkatan udara Uni Soviet yang memasok senjata ke sejumlah negara di Amerika Selatan, Timur Tengah dan beberapa negara di Afrika. Senjata-senjata itu diduga dijual ke kelompok pemberontah.
Namun demikian, Rusia menilai bahwa Bout tidak melakukan tindakan yang dianggap Amerika Serikat itu kriminal. Sementara itu, Griner tertangkap di Rusia karena membawa ganja di dalam kopernya.
Griner mengaku dia tidak sengaja membawa ganja saat hendak bepergian ke Rusia. Dalam keadaan terburu-buru, Griner memasukan ganja ke koper saat mengemas pakaiannya.
Artikel Terkait
Rusia Serang Polandia, Joe Biden “Tidak Mungkin Rudal Yang Menghantam Polandia Ditembakkan Oleh Rusia”
Dubes Amerika Serikat Sung Kim Tegaskan AS Batalkan Kunjungan Utusan Khusus LGBT Jessica Stern ke Indonesia