PONTIANAKGLOBE -- Kuwait News, media di Kuwait menampilkan presenter berita virtual menggunakan kecerdasan buatan untuk membaca berita secara online.
Nama presenter virtual tersebut Fedha yang tampil di Kuwait News, seorang wanita, rambut cerah tidak tertutup hijab dan mengenakan jaket hitam dalaman kaus putih.
Dilansir dari Channel News Asia, media Kuwait News menampilkan pertama kali pada awal April 2023 lalu itu mengutarakan presenter secara virtual sebagai langkah awal yang menjanjikan dari kehadiran AI.
"Ini ujian potensi AI untuk menawarkan konten baru dan inovatif," kata Wakil Pemimpin Redaksi Abdullah Boffain dikutip Pontianak Globe, Senin (24 April 2023).
Dia mengatakan Fedha presenter virtual itu akan membacakan berita online dari Kuwait News.
Namun demikian, kehadiran presenter virtual itu mendapatkan kritikan tajam dari sejumlah pengamat.
Besar potensi, presenter virtual membuat penyebaran berita hoaks atau disinformasi berita, ancaman pekerjaan tertentu dan integritas media penyiaran yang menggunakan presenter virtual tersebut.
Apalagi Kuwait termasuk negara yang memiliki kebebasan pers yang mengkhawatirkan. Reporters Without Borders (RSF) mencatatkan pers Kuwait berada di peringkat 158 dari 180 negara pada 2022.
Artikel Terkait
Mengapa Perceraian di Kuwait Tinggi? Bagaimana Wanita Memandang Relationship dengan Pasangan? Ini Jawabannya
Fitur AI Chip di Lenovo Yoga Slim 71 Carbon Pilihan Tepat Bagi Penyuka Rapat Zoom
AJI Jakarta dan LBH Pers Buka Posko Pengaduan THR Jurnalis dan Pekerja Media, Identitas Pelapor Terjamin