Bahkan, sistemnya mampu mendapatkan informasi yang sangat up-to-date.
Sebagai contoh, ketika pengguna bertanya mengenai pakaian yang dikenakan oleh host Podcast The Joe Rogan Experience, Grok dapat memberikan jawaban berdasarkan wawancara terbaru Joe Rogan.
Elon Musk mengatakan bahwa Grok-1, model bahasa yang menggerakkan chatbot ini, mampu melampaui kinerja GPT-3.5 dalam empat benchmark yang berbeda.
Meskipun demikian, Grok-1 masih kalah dengan GPT-4 yang menggunakan model bahasa ChatGPT versi berbayar/Plus.
Saat ini, Grok masih dalam tahap uji coba dan hanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna di Amerika Serikat.
Grok akan menjadi fitur langganan X Premium Plus, yang memiliki biaya bulanan sekitar $16.00 atau sekitar Rp 249.424. xAI, perusahaan di balik Grok, juga berencana untuk meluncurkan fitur-fitur baru dalam beberapa bulan mendatang.
Ini merupakan langkah pertama xAI dalam memperkenalkan chatbot Grok dan potensi keunggulannya dalam hal candaan dan pengetahuan yang up-to-date. ***
Artikel Terkait
Izan Guevara dan Ai Ogura Tercepat di Moto3 dan Moto2 MotoGP Australia 2022. Berikut Hasil Lengkapnya
Duh Elon Musk Bikin Gara-Gara Lagi, Karyawan Twitter Habis Kesabaran Resign
Fitur AI Chip di Lenovo Yoga Slim 71 Carbon Pilihan Tepat Bagi Penyuka Rapat Zoom
SpaceX Elon Musk Bawa Astronot Rusia dan Amerika Serikat Tiba di Stasiun Luar Angkasa.
Kamar Dagang Malaysia dan China Tekan MoU Kerjasama Minyak Sawit, Dorong Penggunaan CPO Dengan AI
NASA Bakal Bawa Tanaman Tomat Dari Luar Angkasa Dengan SpaceX Elon Musk
Media Online di Kuwait Memperkenalkan Presenter Virtual Dengan Kecerdasan AI
Elon Musk Tunjuk Linda Yaccarino CEO Twitter
Cara Daftar Threads IG atau Instagram. Aplikasi Meta yang Dibuat Mark Zuckerberg Saingi Twitter Elon Musk
Etika Algoritma: Merajut Etika dalam Pusaran AI