PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Perkembangan teknologi telah memunculkan fenomena deepfake, yang mampu mengecoh siapa pun tanpa pandang bulu.
Dengan memanfaatkan deepfake, pelaku dapat menipu target dengan mudah karena biasanya target tidak menyadari bahwa mereka sedang ditipu.
Baca Juga: Pendiri Apple Steve Wozniak Dikabarkan Sakit, Dirawat di RS Meksiko
Mengutip TechTarget, Deepfake adalah salah satu jenis kecerdasan buatan (AI) yang digunakan untuk membuat foto, audio, dan video palsu yang sangat meyakinkan.
Deepfake dibuat dengan menggunakan dua algoritma AI yang saling bertentangan: satu disebut generator, yang lain disebut diskriminator.
Generator, yang bertanggung jawab atas pembuatan konten multimedia, meminta pendapat diskriminator untuk menentukan apakah suatu konten asli atau palsu.
Bersama-sama, keduanya membentuk Generative Adversarial Network (GAN).
Baca Juga: KPK Operasi Tangkap Tangan Penjabat Bupati Sementara Sorong Yan Piet Mosso
Setiap kali diskriminator dapat mengidentifikasi konten secara akurat sebagai palsu, hal itu memberikan informasi berharga yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas deepfake di masa mendatang.
Keahlian deepfake membuat orang biasa kesulitan untuk membedakan mana konten asli dan mana yang palsu.
Meskipun begitu, para peneliti Facebook telah mengembangkan kecerdasan buatan yang dapat mendeteksi deepfake dan melacak asal usul konten tersebut dengan menggunakan metode rekayasa balik atau reverse engineering.
Baca Juga: Begini Cara Menghindari Deepfake seperti Kasus 'Jokowi' Berbicara Bahasa Mandarin
"Metode kami akan memfasilitasi pendeteksian dan penelusuran deepfake dalam pengaturan dunia nyata, di mana gambar deepfake itu sendiri seringkali merupakan satu-satunya informasi yang dapat dianalisis," tulis ilmuwan riset untuk Facebook, Xi Yin, dan Tal Hassner pada Rabu, 15 Juni 2023, seperti yang dikutip oleh NPR.
Perangkat lunak baru Facebook menjalankan gambar deepfake melalui jaringan mereka.
Artikel Terkait
Benarkah Facebook Berhentikan Fitur SMS di Messenger Mulai 28 September 2023? Simak Penjelasan Berikut!
Berikut Cara Membaca Kembali DM Instagram yang Sudah Dihapus Dari Website Aplikasi Facebook Messenger
Begini Cara Mengganti Nomor Telepon Facebook yang Sudah Tidak Aktif, Tanpa Menambah Aplikasi Lain!
Google Buka Suara, Tanggapi Isu YouTube Mau Jadi e-Commerce di Indonesia
Begini Cara Menghindari Deepfake seperti Kasus 'Jokowi' Berbicara Bahasa Mandarin
Pendiri Apple Steve Wozniak Dikabarkan Sakit, Dirawat di RS Meksiko