Media China Resah, Indonesia Semakin Kuat dengan Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 3 Oktober 2024 | 07:43 WIB
Calon pemain naturalisasi, Mees Hilgers, ternyata sudah didekati PSSI untuk bermain bersama Timnas Indonesia sejak masih 19 tahun. (Instagram @meeshilgerss)
Calon pemain naturalisasi, Mees Hilgers, ternyata sudah didekati PSSI untuk bermain bersama Timnas Indonesia sejak masih 19 tahun. (Instagram @meeshilgerss)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Timnas Indonesia terus menguat setelah dua pemain keturunan, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Kehadiran mereka menarik perhatian media China, yang mendesak Asosiasi Sepak Bola China (CFA) segera mengambil langkah serupa dengan menaturalisasi pemain-pemain berbakat seperti bintang Ajax, Kian Fitz-Jim.

Baca Juga: Bikin Geleng Kepala, Gugatan Cerai Berakhir Damai Usai Pihak Suami Enggan Pisah dengan Bawa Lari Istrinya dari Ruang Sidang

Dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Indonesia akan menghadapi China pada 15 Oktober 2024.

Mees Hilgers dari FC Twente serta Eliano Reijnders dari PEC Zwolle akan memperkuat Tim Garuda.

Kedua pemain ini telah menjalani proses naturalisasi di Brussel dan kini dalam tahap pengalihan federasi.

Baca Juga: Menakar Peluang Menang Timnas di Kualifikasi Pildun 2026, Inilah Peran Mess Hilgers dan Eliano Reijnders di Skuad Garuda

Media China, Sohu, memuji efisiensi PSSI dalam proses naturalisasi dan mengkritik CFA yang dianggap lambat dalam menangani pemain keturunan.

Sohu juga menyoroti penampilan Mees Hilgers yang luar biasa saat FC Twente bermain imbang dengan Manchester United.

Baca Juga: Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, Terima Penghargaan dari Kemenpora Ternyata karena Hal Ini

Jika CFA tidak segera berbenah, mereka memprediksi sepak bola China akan semakin tertinggal dari Indonesia dan negara-negara Asia lainnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Sohu.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X