PONTIANAKGLOBE.COM, SIDNEY -- Graham Arnold resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih Timnas Australia setelah hasil imbang melawan Timnas Indonesia.
Arnold, yang telah mengabdi selama 40 tahun untuk sepak bola Australia, menandai akhir masa jabatannya yang kedua sebagai pelatih kepala Socceroos, setelah sebelumnya menjabat pada 2006 yang berlangsung singkat hingga 2007.
Di usia 61 tahun, Arnold menyaksikan perjalanan Australia menuju level tertinggi, termasuk partisipasinya di Piala Dunia 2022.
Namun, akhir yang tragis harus diterima Arnold ketika ia menyadari perlunya perubahan setelah pertandingan melawan Indonesia.
Ia mengungkapkan bahwa keputusan ini tidak hanya untuk tim, tetapi juga untuk dirinya sendiri.
"Australia memiliki masa depan cerah dan saya yakin mereka akan terus maju," kata Arnold.
Ia menjelaskan, setelah pertandingan melawan Indonesia, ia merasa harus mengambil keputusan penting.
Setelah merenungkan, ia merasa sudah saatnya untuk perubahan, baik bagi dirinya maupun tim.
Arnold menyebut bahwa pengunduran dirinya adalah langkah terbaik bagi negara, pemain, dan perkembangan sepak bola Australia.
Ia merasa bangga telah berkontribusi dalam prestasi tinggi selama masa jabatannya, termasuk membawa Australia ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
"Saya memutuskan untuk mundur demi yang terbaik bagi negara dan para pemain," tambahnya.
Meskipun pencapaian gemilangnya selama 40 tahun karier kini tercoreng.
Artikel Terkait
WNI di Victoria Australia Deklarasi Dukung Ganjar–Mahfud Ternyata karena Faktor Ini
Tak Kaleng-kaleng! Iqbaal Ramadhan Meski Sibuk Berkarier Namun Tetap Sukses Wisuda dari Monash University Australia
Panduan Terbaru Membuat Working Holiday Visa Australia
11 Rekomendasi Destinasi Gratis Terbaik di Sydney Australia
Prabowo Menerima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Australia dan Disambut atas Kemenangan dalam Pemilihan Presiden
Graham Arnold Mundur dari Timnas Australia, Media Vietnam Mengejek: Jadi Pengangguran karena Timnas Indonesia