soccer

Presiden Arema Gilang Widya Pramana Menyesal dan Minta Maaf. Korban Kerusuhan Kanjuruhan Capai 448 Jiwa

Senin, 3 Oktober 2022 | 12:12 WIB
PRESIDEN AREMA FC- Gilang Widya Pramana Presiden Arema FC memberikan keterangan kepada wartawan terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022). KLIKTIMES.COM/HAYU YUDHA

PONTIANAKGLOBE.COM - Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu malam, 1 Oktober 2022, menyisakan duka mendalam bagi para keluarga korban.

Apalagi melihat jumlah korban yang ratusan orang, baik yang meninggal, luka berat, hingga luka ringan.

Tak hanya keluarga korban, para supporter sejumlah klub bola pun menyampaikan duka mendalam atas tragedi ini.

Mereka melupakan sejenak rivalitas antarklub yang didukung. Saat ini bersatu dalam kesedihan dan duka mendalam yang sama.

Bahkan sejumlah klub-klub di Eropa juga mengucapkan turut duka atas kasus ini.

Mata dunia saat ini tertuju ke Indonesia. Terutama ke Malang, Jatim, yang menjadi lokasi berdarah di dunia sepak bola yang paling tragis dan menyita perhatian tahun ini.

Rasa prihatin dan duka bahkan juga disampaikan Presiden RI Joko Widodo. Begitu pun oleh pihak lain seperti Menkopolhukam Mahfud MD.

Sejumlah pihak terkait, seperti Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, dan lainnya berangkat ke Malang, Jatim untuk membahas persoalan ini.

Polisi pun sudah menyatakan akan melakukan investigasi dan mengirim tim Disaster Victim Investigation (DVI) untuk menyelidiki kasus tersebut.

BACA JUGA: Waw…Anya Geraldine Posting Foto Gunakan Bikini di Bali, Netizen: Mencoba untuk Zoom

BACA JUGA: Gading Marten Bersedih, Ibunda Tercinta Tutup Usia. Mantan Istri, Giselle Anastasia Ikut Rasakan Kesedihan

Pontianak Globe mengutip Jatim Network dari artikel berjudul: Korban Tragedi Kanjuruhan Mencapai 448 Jiwa! Juragan 99 Presiden Arema Mendadak Lesu: Kami Menyesal...disebutkan Juragan 99 Gilang Widya Pramana tampak sedih berat dan lesu.

Disebutkan, selaku Presiden Arema, Juragan 99 menyampaikan bahwa pihaknya menyesal akan kejadian yang mematikan itu.

Sebagaimana diketahui bahwa tragedi Kanjuruhan ini adalah kerusuhan yang terjadi pasca pertandingan BRI Liga 1 antara Arema vs Persebaya selesai.

Pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang itu berakhir dengan skor 2-3 kemenangan atas Persebaya.

Halaman:

Tags

Terkini