4 Respons Menohok Vloger Otomotif Fitra Eri soal Skandal Dugaan Pertamax Oplosan, Mana Fakta yang Benar?

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 27 Februari 2025 | 19:24 WIB
Potret influencer otomotif Tanah Air, Fitra Eri yang menyoroti skandal dugaan Pertamax oplosan di SPBU Pertamina.  (Instagram @fitra.eri)
Potret influencer otomotif Tanah Air, Fitra Eri yang menyoroti skandal dugaan Pertamax oplosan di SPBU Pertamina. (Instagram @fitra.eri)

"Waduh, kalau saya dihubungi Pertamina untuk bilang ini bukan bensin oplosan, saya tidak berani," ujar Fitra.

"Saya sendiri tidak tahu faktanya seperti apa. Saya hanya masyarakat biasa, seorang konsumen," tambahnya.

Baca Juga: Tepis Isu Kebal Hukum, Rosan Roeslani Persilakan KPK dan BPK Bisa Audit Danantara

2. Mana Fakta yang Benar?

Fitra Eri menyoroti perbedaan klaim yang beredar di publik. Ia meminta pihak berwenang memberikan klarifikasi yang transparan.

"Saya dengar dari Kejaksaan Agung ada oplosan. Saya dengar dari DPR, katanya tidak ada oplosan. Mana fakta yang benar?" tanyanya.

"Kalau Pertamina ingin mengembalikan kepercayaan publik, mereka harus melakukan komunikasi yang tepat. Tidak harus melalui influencer," tegasnya.

3. Potensi Dampak Buruk pada Kendaraan

Fitra menjelaskan bahwa jika bensin yang digunakan tidak memenuhi standar minimal yang dipersyaratkan oleh kendaraan, maka bisa berdampak buruk.

"Jika bensin yang kita beli di bawah spesifikasi minimal kendaraan, maka akan ada konsekuensi negatif," kata Fitra.

"Mobil modern dilengkapi knocking sensor, yang dapat menyesuaikan waktu pengapian untuk menghindari knocking (detonasi awal). Namun, bukan berarti tidak ada dampak lain."

Baca Juga: Paus Fransiskus Tulis Pesan untuk Umat di Tengah Kondisi Masih Sakit, Begini Kata-nya

4. Masyarakat Bisa Rugi Besar

Fitra juga menyoroti potensi kerugian masyarakat akibat penggunaan BBM berkualitas buruk.

"Kalau di mobil baru, dampaknya bisa berupa tenaga berkurang dan konsumsi BBM meningkat. Tapi, oktan bukan satu-satunya faktor. Ada juga densitas, viskositas, nilai kalor, aditif, dan deterjen dalam bensin," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X