religi

Perbedaan Naik Haji dan Umroh yang Harus Umat Islam Ketahui

Jumat, 17 Februari 2023 | 14:54 WIB
Kakbah. (Pixabay/Konevi)

Kalau aku katakan ya, niscaya akan wajib bagi kalian dan kalian tidak akan sanggup.

(Kemudian beliau berkata).

Biarkanlah apa yang aku tinggalkan kepada kalian. Sesungguhnya orang sebelum kalian telah binasa karena mereka banyak bertanya yang tidak diperlukan dan menyelisihi nabi-nabi mereka. Jika aku memerintahkan sesuatu kepada kalian maka lakukanlah sesuai dengan kesanggupan kalian. Dan bila aku melarang kalian dari sesuatu maka tinggalkanlah.”

Syarat Sah Haji dan Umrah

Syarat sah yang harus dipenuhi oleh calon jamaah haji maupun umroh, yaitu:

  • Islam.
  • Mampu (kuasa).
  • Berakal.
  • Baligh.
  • Ada bekal.
  • Merdeka, dan juga aman pada perjalanannya.

Dalam hal ini tidak ada perbedaan yang mutlak antara haji dan umroh.

Rukun Haji dan Umroh

Dalam manasik, rukun merupakan ritual  tertentu yang menjadi penentu keabsahan haji atau umrah (batal bila tidak dilakukan), dan tidak bisa diganti dengan dam (denda).

Rukun haji ada 5 (lima), yaitu:

  • Niat ihram.
  • Wuquf di padang Arafah.
  • Thawaf.
  • Sa’i.
  • Memotong rambut (tahallul).

Sedangkan rukun umrah ada 4 (empat), yaitu:

  • Niat ihram.
  • Thawaf.
  • Sa’i.
  • Memotong rambut (tahllul).

Syekh Abdullah Abdurrahman Bafadhal al-Hadlrami dalam Busyra al-Karim Bi Syarhi Masa-il at-Ta’lim Ala al-Muqaddimah al-Hadlrasmiyah berkata:

أركان الحج خمسة: الإحرام، والوقوف بعرفة، والطواف، والسعي، والحلق. وأركان العمرة أربعة وهي: الإحرام، والطواف، والسعي، والحلق

Artinya: “Rukun-rukun haji ada lima, yaitu niat ihram, wuquf di Arafah, thawaf, sa’i dan memotong rambut. Dan rukun-rukun umrah ada empat yaitu ihram, thawaf, sa’i dan memotong rambut.”

Perbedaan rukun haji dan umroh ini terletak pada wuquf di padang Arafah. Karena hanya dilakukan oleh jamaah haji bertepatan pada tanggal 9 Zulhijjah.

Adapun penjelasan mengenai rukun secara luas sebagai berikut:

Halaman:

Tags

Terkini