PONTIANAKGLOBE -- Presiden Dikasteri untuk Dialog Antaragama Tahta Suci Vatikan, Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot MCCJ senang melihat kehidupan umat Katolik di Paroki Ganjung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kardinal Ayuso mengunjungi dan melakukan berbagai aktivitas di beberapa lokasi seperti berdoa di Candi Ganjuran, memberkati sumber air tetirah, mengunjungi komplek Gereja Ganjuran, mengunjungi rumah sakit dan panti asuhan Elizabeth.
Bahkan sejumlah anak-anak bermain angklung mengumandangkan lagu rohani menyambut kehadirannya yang didampingi Staf Dikasteri Dialog Antaragama Pater Markus Solo Kewuta SVD, Nuncio Apostolik Mgr Piero Pioppo.
"Saya terkesan dengan kisah perjalanan sejarah paroki ini yang merupakan sesuatu sangat menginspirasi," kata Kardinal Angel Ayuso dari siaran pers dikutip Pontianakg Globe, Rabu (15 Februari 2023).
Dia mengutarakan kehidupan umat Katolik di Ganjuran sejalan dengan perjalanan hidupnya yang berkerja untuk dialog lintas agama dan memajukan kerukunan dan perdamaian berbeda agama.
"Kesuksesan-kesuksesan inkulturasi di sini berbasis atas kehidupan berdampingan penuh damai dan tenteram," ujarnya disela menyaksikan tayangan video perjalanan sejarah Gereja Paroki Ganjuran.
Dia melihat di Ganjuran penuh persaudaraan dan merupakan contoh konkret yang disebut persaudaraan manusia seperti di dalam dokumen human fraternity atau persaudaran kemanusiaan seperti ditandatangani Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Ahmad All Thayyeb pada 4 Februari 2016 yang lalu.
Sembari bersama umat di Ganjuran, Kardinal Angel Ayuso memanjatkan doa untuk Uskup Agung Semarang Robertus Rubiyatmoko, para uskup, romo, umat paroki dan segenap umat diosis, sekuriti, para pekerja, suster, koor, penyanyi, penari dan lainnya.
"Ini pengalaman bukan saja keluarga Katolik tetapi keluarga kemanusiaan. Setelah saya kembali ke Vatikan, saya akan bertemu Paus Fransiskus dan menceritakan kepada beliau tentang begitu banyaknya pengalaman yang saya alamai di sini," kata Kardinal Angel Ayuso.