religi

Kardinal Angel Ayuso Mau ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Bawa Rosario Untuk Wartawan Katolik Indonesia

Minggu, 12 Februari 2023 | 20:12 WIB
Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot MCCJ, Pater Markus Solo Kewuta SVD, Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Piero Pioppo, dan Mantan Dubez Indonesia Untuk Vatikan L Amrih Jinangkung berfoto bersama wartawan Katolik yang tergabung dalam PWKI. (Sumber foto: Dokumentasi PWKI)

PONTIANAKGLOBE -- Presiden Dikasteri Dialog Antaragama Takhta Suci Vatikan, Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot MCCJ merasa senang dapat bertemu kembali dengan komunitas Wartawan Katolik Indonesia atau PWKI.

Kardinal Ayuso sebelum mengunjungi Indonesia, ingin bertatap muka langsung lagi dengan para wartawan Katolik Indonesia karena terkesan pada pertemuan pertamanya. Hal itu disampaikan Rm Markus Solo Kewuta SVD atau biasa disapa Padre Marco disela kunjungan Kardinal Miguel di Kedutaan Vatikan untuk RI, di Jakarta (11 Februari 2023).

Padre Marco juga sekaligus Staf khusus Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama itu mengatakan berulang kali ingin bertemu dengan para wartawan Katolik Indonesia dan itu menunjukkan kepedulian Kardinal Ayuso kepada para pewarta Tanah Air.

"Kunjungan teman-teman PWKI tahun lalu (2022) memang membekas di hati beliau. Oleh karena itu, beliau pesan agar kami membawa kenang-kenangan untuk para wartawan Katolik Indonesia. Tadi kami membawa rosario untuk teman-teman," kata Padre Marco dikutip Pontianak Globe.

Kehadiran Kardinal Ayuso selain didampingi Padre Marco juga tampak Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Piero Pioppo, dan Mantan Dubes RI untuk Takhta Suci Vatikan, Laurentius Amrih Jinangkung yang sekarang Dirjen HPI Kemenlu RI.

Mereka bertemu dengan PWKI dipimpin Albertus Magnus Putut Prabantoro pendiri sekaligus penasihat PWKI, pendamping PWKI Romo Yustinus Sulistiadi Pr, dan para wartawan dari berbagai media cetak, televisi, radio, dan online.

Ini adalah kali kedua, kunjungan Kardinal Angel Ayuso ke Indonesia yang sebelumnya dia datang pada 2014 bersama Padre Marco. Hanya saja, Kardinal saat itu lebih banyak melakukan sejumlah kegiatan di Jakarta.

Pada 2023 ini, kembali ke Indonesia untuk menerima gelar doktor honoris causa (DR HC) dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang akan berlangsung pada Senin (13 Februari 2023).

Kardinal yang lama berada di Sudan dan Mesir itu dinilai punya pengalaman luas dan sering mengunjungi sejumlah negara di Timur Tengah dan negara yang mayoritas penduduk muslim.

Dia sangat menaruh perhatian terhadap Islam di Indonesia yang dinilainya unik dan beragam, berbeda cara, praktik, tradisi budaya Islam di Timur Tengah.

"Paus Fransiskus menentukan beliau untuk menerima award ini [DR HC]. UIN ingin Paus Fransikus dan Imam Besar Al-Azhar, Muhamed El-Tayyeb, penandatangan Dokumen Human Fraternity di Abu Dhabi 4 Februari 2019 sebagai menerima gelar doktor kehormatan tersebut," kata Padre Marco.

Menurutnya, pertimbangan Paus Fransiskus menunjuk Kardinal Angel Ayuso karena dia berjasa telah mempromosikan dan memajukan human fraternity document atau dokumen persaudafraan sejati.

"Beliau ini adalah pemimpin Komisi Tinggi Human Fraternity dari pihak Katolik. Dia bertanggung jawab, ke sana kemari memajukan dokumen human fraternity," ujarnya.

Selain nanti ke Yogyakarta, Kardinal Ayuso akan mengunjungi Pondok Pesantren Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dan Gereja Katolik Ganjuran di Bantul.

Tags

Terkini