PONTIANAKGLOBE.COM - Pasangan suami istri terkadang masih bertanya, bolehkah berhubungan saat malam takbiran Idul Adha ?
Dalam Islam, ada panduan tentang hal mana yang boleh dan tidak boleh.
Terkait hal ini, Ustaz Abdul Somad atau UAS pernah menjawab pertanyaan tentang bolehkah berhubungan suami istri saat malam takbiran.
Pertanyaan itu dijawab dalam kanal Youtube Slamet Basuki pada 12 Mei 2021 lalu.
Baca Juga: Rukun Kurban Idul Adha dan Doa Memotong Hewan Kurban Idul Adha untuk Orang Lain atau Diri Sendiri
UAS memaparkan semua jelas pada salah satu ayat dalam surah Al-Baqarah tentang perihal berhubungan suami istri di malam Ramadhan yang tertulis sebagai berikut :
"Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beri'tikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka bertakwa. (QS. Al-Baqarah - 187)
Berdasarkan ayat ini, terang UAS, dapat disimpulkan bahwa suami istri boleh melakukan hubungan badan saat malam takbiran, baik malam takbiran Idul Fitri maupun Idul Adha.
Namun, UAS menimpali jika ingin mengisi malam takbiran dengan dzikir tapi baru selesai berhubungan suami istri, maka hendaklah dia mandi wajib dan mengambil wudhu.
Wallahu a'lam bishawab.
(Bima Kresna)