وَالۡفَجۡرِۙ وَلَيَالٍ عَشۡرٍۙ
Artinya:
"Demi Fajar dan malam yang sepuluh." (Al-Fajr : 1-2)
Menurut Tafsir Ibnu Katsir, malam ke sepuluh artinya 10 hari pertama di Bulan Dzulhijjah.
Pada 10 hari pertama yang dicintai Allah ini, umat Islam dianjurkan untuk berpuasa, membaca Al-Quran, salat sunnah, hingga bersedekah.
2. Bulan Haji
Bulan Dzulhijjah dan Haji bagaikan saudara kembar yang tidak dapat dipisah.
Pada bulan Dzulhijjah Allah mengundang umat Islam untuk datang ke baitullah dalam rangka melaksanakan haji.
Jaga semangat ibadah di bulan Dzulhijjah, salah satunya dengan kurban.
3. Bulan Haram Berperang
Kemuliaan yang lain yaitu Allah memuliakan bulan ini dengan haram berperang.
Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang diharamkan dari empat bulan lainnya, yaitu Muharam, Rajab, Dzulqadah.
Hal tersebut tertera dalam surat At-Taubah ayat 36:
"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (At-Taubah:36)
Ayat tersebut menjelaskan bahwa umat Islam dilarang menganiaya dirinya sendiri, salah satunya dengan berperang.