religi

KWI Gelar Buka Puasa Bersama Hj. Shinta Nuriyah dan Anak Yatim, Tekankan Persatuan Bangsa

Kamis, 27 Maret 2025 | 22:01 WIB
Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menggelar acara Buka Puasa Bersama dengan Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dan anak-anak yatim, Selasa, 25 Maret 2025. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARATA -- Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengadakan acara Buka Puasa Bersama dengan Hj Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dan anak-anak yatim pada Selasa, 25 Maret 2025.

Acara yang digelar di Henry Soetio Hall, Gedung KWI, ini mengusung semangat persatuan dan kebersamaan lintas agama.

Baca Juga: Umat Paroki Lely Malang Bagikan 623 Paket Sembako kepada Anak Jalanan

Dalam tausiah kebangsaan yang disampaikannya, Shinta Nuriyah menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia.

"Kita tinggal di Indonesia, maka kita harus bertindak selayaknya satu bangsa," ujar Shinta.

Ia mengajak seluruh warga untuk tidak membeda-bedakan suku, agama, dan ras, serta menanamkan nilai persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk kebersamaan, Shinta juga mengajak para tamu menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa.

Shinta Nuriyah hadir bersama putrinya, Alissa Wahid, dan disambut langsung oleh Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Kardinal Suharyo, serta Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK) KWI, Mgr Christophorus Tri Harsono.

Juga turut hadir Sekretaris Eksekutif KWI, Romo Paulus Christian Siswantoko, dan Sekretaris Eksekutif Komisi HAK KWI, Romo Aloysius Budi Purnomo.

Sementara itu, beberapa pejabat dan tokoh yang turut menghadiri acara ini antara lain Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, serta dua anggota DPR, yakni Abraham Sridjaja dari Partai Golkar dan Yulius Setiarto dari PDI Perjuangan.

Baca Juga: Seri Oppo Find X8s Muncul di Geekbench, Konfirmasi Chipset Dimensity 9400 Plus, Kapan Hadir di Indonesia?

Dalam sambutannya sebelum berbuka puasa, Kardinal Suharyo mengajak seluruh tamu untuk menyerap pesan-pesan kebangsaan dari Shinta Nuriyah, yang telah melakukan safari Ramadan ke berbagai daerah.

"Saya pribadi merasakan kesejukan dan kedamaian dalam suasana Ramadan ini," tutur Kardinal Suharyo.

Ia juga mengungkapkan bahwa setiap tahun, Departemen Hubungan Antaragama di Vatikan selalu mengirimkan pesan sapaan untuk setiap perayaan hari besar keagamaan.

Tema tahun ini adalah "Apa yang Kita Harapkan Bersama," yang menurutnya memiliki jawaban yang sama di hati setiap orang: persaudaraan dan perdamaian.

Halaman:

Tags

Terkini