Harisson menambahkan bahwa Mgr Bumbun dikenal sebagai pemimpin yang benar-benar mengayomi seluruh umat di Kalimantan Barat.
Baca Juga: Perayaan Hari Raya Santo Dominikus de Guzman di Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Pontianak
“Ini yang saya dengar dari beberapa tokoh mengenai almarhum. Kami juga berdoa agar beliau dapat beristirahat dengan tenang di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.
Seperti diketahui Mgr Bumbun lahir pada 5 Agustus 1937 dan ditahbiskan menjadi imam pada 27 Juli 1967.
Ia kemudian dipercaya menjadi Uskup Auksilier Pontianak pada 19 Desember 1975 dan menerima tahbisan episkopalnya pada 27 Mei 1976 dengan gelar Uskup Tituler Capra.
Mgr Bumbun ditahbiskan menjadi uskup oleh Uskup Agung Semarang, Mgr Justinus Kardinal Darmojuwono, didampingi Uskup Ketapang, Mgr Gabriel Willem Sillekens CP, dan Uskup Agung Medan Mgr Alfred Gonti Pius Datubara, sebagai penahbis pendamping.
Baca Juga: Doa Malaikat Tuhan atau Doa Angelus versi Bahasa Latin: Doa Katolik
Pada Selasa, 1 Oktober 2024, pukul 18.30 WIB, misa requiem akan dipimpin oleh Uskup Sanggau, Mgr Valentinus Saeng CP.
Pada Rabu, 2 Oktober 2024, pukul 18.30 WIB, misa requiem kedua akan dipimpin oleh Uskup Sintang, Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap.
Kemudian, pada hari Kamis, 3 Oktober 2024, pukul 09.00 WIB, Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, akan memimpin misa pelepasan jenazah bagi mendiang Mgr Bumbun.
Jenazah beliau direncanakan akan dikebumikan di Pemakaman Katolik St Yusuf, Sungai Raya, Kubu Raya, Kalbar. ***