PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Dalam misa akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, doa umat dibacakan dalam berbagai bahasa daerah Indonesia.
Acara yang dihadiri oleh puluhan ribu umat Katolik ini menampilkan pembacaan doa dalam bahasa Jawa, Toraja, Manggarai NTT, Batak Toba, Dayak Ba-Ahe atau Dayak Kanayatn, dan Malind Merauke Papua.
Baca Juga: Mengenal Paus Fransiskus: Pembelajaran Sepanjang Hayat dan Kehidupan Sederhananya
Sejumlah orang yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah naik ke panggung untuk memanjatkan doa, termasuk doa bagi para pemimpin agar memperjuangkan keadilan dan perdamaian serta doa untuk umat Katolik agar tetap teguh dalam iman.
Khusus bahasa Dayak Ba-Ahe atau Dayak Kanayatn dari Kalbar, doa umat dibacakan oleh Tri Natalia Urada.
Ia adalah Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI periode 2022-2024.
Tri Natalia Urada merepukan perempuan asal Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Paus Fransiskus tiba di SUGBK sekitar pukul 16.27 WIB dengan mengendarai mobil Maung produksi PT Pindad.
Baca Juga: Mengenal Paus Fransiskus: Pembelajaran Sepanjang Hayat dan Kehidupan Sederhananya
Kehadirannya disambut meriah oleh para jemaat dengan pekikan "Viva Il Papa" yang membuat Paus tersenyum dan melambaikan tangan.
Misa ini diikuti oleh sekitar 87 ribu jemaat dan menjadi bagian dari agenda terakhir Paus Fransiskus selama kunjungannya di Indonesia. ***