Pengikraran kaul mereka menjadi pendalaman dan keseriusan mereka mengambil sungguh karya pewartaan menjadi milik dan spiritualitas mereka pribadi dengan mencontoh Sto. Dominikus.
Mereka tergabung dengan keluarga besar lebih luas di bawah persekutuan dengan Master Jenderal dan tentunya hubungan khusus sebagai keluarga rohani dengan para imam dan bruder Dominikan.
Banyak dari imam dan Uskup diosesan yang mengabungkan diri di dunia.
Paus Benediktus XV dan Paus Pius XII adalah anggota persaudaraan imam St. Dominikus. Sto. Arnoldus Yansen pendiri SVD dan Santo Louis Monfort pendiri tarekat SMM adalah anggota persaudaraan imam Sto. Dominikus.
Di zaman sekarang, seperti di Filipina, Kardinal Jose Advincula (Uskup Agung Manila), Mgr. Socrates Villegas (Uskup Agung Dagupan) adalah segelintir Uskup yang menjadi anggota persaudaraan imam Sto. Dominikus dan mengucapkan kaul kekal.
Mereka tergabung dengan Keluarga Besar Ordo Santo Dominikus dan bagian dari universalitas Ordo Dominikan yang melampaui batas negara.
Apakah kewajiban mereka?
Pertama, kewajiban utama semua adalah menghidupi nilai rohani dan mengambil di dalam rahmat dan misi Ordo Dominikan yaitu studi, pewartaan, doa dan liturgi serta hidup di dalam persaudaraan.
Lambang kesatuan adalah pimpinan Master Jenderal dengan afliasi tingkatan berbeda seperti dijelaskan di atas.
Di luar para imam dan bruder Ordo Dominikan, kepemimpinan mereka bukan langsung di bawah Master Jenderal melainkan pimpinan mereka masing-masing.
Khusus untuk persaudaraan imam Sto. Dominikus bagi imam dan Uskup disoesan ketaatan mereka ada di bawah Uskupnya masing-masing.
Kedua, mereka mempunyai kewajiban hidup di dalam persaudaraan sebagai keluarga. Maka penerimaan dan persaudaraan merupakan tekanan utama.
Oleh sebab itu pada acara liturgi perayaan, kegiatan bersama tertentu (tanpa menghilangkan kewajiban mereka secara khas) dillibatkan dan mereka selalu di mana-mana diminta mengunjungi biara-biara Ordo Dominikan sebagai bagian dari keluarga.
Ketiga, mereka dengan kaul mereka wajib menjadi pewarta dan pelayan Sabda Gereja lebih dekat untuk mewartakan Sabda Allah.