PONTIANAKGLOBE.COM -- Sobat Globe! Berikut kami sajikan contoh kata sambutan ketua panitia perayaan Cap Go Meh tahun 2024.
Pada kata sambutan ini juga menyinggung dan mengingatkan peran Gus Dur sehingga warga Tionghoa bisa merayakan Imlek dan Cap Go Meh dengan bebasnya.
Baca Juga: Rayakan Tahun Baru Imlek 2024 Shio Naga Kayu, Ini 5 Pilihan Jam Tangan dengan Konsep Naga
Yang terhormat,
Bapak/Ibu ... (sebutkan nama tamu undangan)
Para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan yang berbahagia.
Selamat malam/pagi/siang.
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunianya sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka merayakan Cap Go Meh Tahun 2024.
Perayaan Cap Go Meh merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Tionghoa yang melambangkan rasa syukur atas limpahan berkah di tahun baru.
Perayaan ini menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat, serta mempererat tali persaudaraan.
Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan perayaan Cap Go Meh tahun ini.
Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, baik secara moril maupun materil.
Pada tahun 2024 ini, perayaan Cap Go Meh memiliki makna yang istimewa.
Tepat 20 tahun yang lalu, pada tahun 2004, Gus Dur, Presiden keempat Republik Indonesia, mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2004 tentang Hari Libur Nasional Tahun Baru Imlek.
Keputusan ini merupakan tonggak sejarah penting bagi masyarakat Tionghoa di Indonesia, karena menandakan pengakuan negara terhadap tradisi dan budaya Tionghoa.
Keberanian Gus Dur dalam mengeluarkan Keppres tersebut merupakan bukti nyata komitmennya terhadap toleransi dan pluralisme di Indonesia.
Gus Dur telah mengingatkan kita bahwa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, di mana keragaman merupakan kekuatan dan bukan kelemahan.