Nama orang suci itu (Anastasia) yang dipilih sejalan dengan arti yang dia inginkan, artinya bangkit.
Suster Anas mengaku pengalaman tumbuh dalam keluarga yang bisa dibilang kurang harmonis membuatnya belajar untuk tetap kuat dengan keadaan.
Dari itulah santa Anastasi juga dia banyak belajar tegar dan tidak menyerah dengan keadaan.
Setelah Misa diadakan resepsi syukur sederhana bersama keluarga, umat, dan komunitas biarawan-biarawati yang turut hadir dalam perayaan ini.