religi

Doa Malaikat Tuhan atau Doa Angelus versi Bahasa Latin: Doa Katolik

Selasa, 19 September 2023 | 19:50 WIB
Seuntai rosario Gereja Katolik Roma (Pontianak Globe/Photo by Pixabay)

Doa Malaikat Tuhan devosi untuk menghormati penjelmaan Tuhan menjadi manusia. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, doa ini sebaiknya dibacakan sebanyak tiga kali dalam sehari, yakni pukul 06.00, 12.00, dan 18.00.

Awal mula adanya doa Malaikat Tuhan ini diawali sebelum tahun 1.000.

Pada saat itu, negara-negara Katolik memiliki kebiasaan untuk mendaraskan tiga kali doa Salam Maria sebagai bentu penghormatan kepada Bunda Maria dan Bunda Allah.

Biasanya, doa ini dilantunkan menjelang malam ketika bel di biara berbunyi.

Bel tersebut yang menjadi tanda untuk melakukan doa malam. Setelah itu, pastor akan berdoa tiga kali Salam Maria dan melakukan meditasi tentang mister Inkarnasi.

Semakin lama, doa Malaikat Tuhan semakin berkembang dari abad ke abad, sehingga pada akhirnya Paus Yohanes XXII memberikan indulgensi kepada umat yang mengucapkannya.

Lalu di tahun 1571, Paus Pius V melengkapi bentuk doa Malaikat Tuhan menjadi bentuk yang dikenal hingga saat ini.

Dalam catatan Paus Yohanes XXIII tentang lonceng Angelus, ia menyebutkan bahwa lonceng tersebut sebagai tanda pergantian malam menjadi siang yang gemilang dan pada saat itu langit menenduk bertemu dengan bumi.

Hingga kini, Paus Yohanes Paulus II mengingatkan bahwa doa Malaikat Tuhan tidak perlu diubah lagi bentuknya. Itu karena doanya yang sudah sangat sederhana, diangkat dari injil, dan asal muasalnya barkaitan dengan doa perdamaian serta misteri Paskah.

Adapun ini, yakni untuk mengingatkan umat Katolik agar tetap mengucapkan 'Terima Kasih' kepada Tuhan dan Bunda Maria serta memohon rahmat kekuatan setiap bertahan mengarungi samudera kehidupan agar kelak layak menuju keabadian tanah surgawi.

Makna Didoakan dalam 3 Kali Sehari
Doa Malaikat Tuhan baiknya dipanjatkan selama tiga kali sehari, setiap pukul 06.00, 12.00 dan 18.00.

Waktu yang ditentukan tersebut tidak sembarang, justru ada makna di dalamnya yang perlu untuk diketahui.

Menurut laman resmi The Angelus Prayer, berikut makna dan selama tiga kali sehari.
1. Pukul 06.00
Doa Malaikat Tuhan yang dilakukan pada pagi hari tepatnya pukul 06.00 bertujuan untuk menghormati kebangkitan Kristus. Pesan yang terkandung di dalamnya adalah Yesus telah bangkit dan bersama Kristus memulai dari semangat kebangkitan.

2. Pukul 12.00
Selanjutnya adalah pukul 12.00 siang. Tujuannya untuk menghormati kesengsaraan Tuhan Yesus. Dalam doa tersebut terkandung pesan yakni di tengah pekerjaan kita yang berat, kita senantiasa ingat Kristus yang telah berkorban bagi kita.

3. Pukul 18.00
Waktu yang terakhir adalah mengumandangkan doa Malaikat Tuhan pukul 18.00. Tujuannya untuk menghormati inkarnasi Allah menjadi manusia. Pesan yang terkandung di dalamnya adalah doa Malaikat Tuhan yang dilakukan pada saat kita beranjak untuk beristirahat untuk mengingat bahwa Allah selalu tinggal beserta kita. ***

Halaman:

Tags

Terkini