religi

Penggalan Sejarah Epik: Penyembelihan Santo Paulus di Katedral Málaga

Selasa, 19 September 2023 | 17:03 WIB
Penggambaran rinci tangan algojo tanpa pisau menambahkan nuansa ketegangan yang mencekam pada adegan ini. Baik anggota senat maupun orang biasa menyaksikan pembunuhan itu, dengan kagum. (Domain Publik) (Aleteia )

Karya pelukis terkenal asal Valencia, Enrique Simonet Lombardo, lukisan besar ini dengan penuh dramatis menggambarkan intensitas emosi saat itu.

Dalam adegan yang relatif tidak berdarah (kemungkinan besar Simonet tidak pernah membaca karya apokrif, sehingga dia tidak tahu apa-apa tentang tradisi "susu"), kepala Santo Paulus hampir jatuh ke tanah, bersinar terang, dibalut dalam cahaya supernatural.

Rincian tangan algojo tanpa pisau menambahkan nuansa takut pada adegan ini.

Anggota senat dan rakyat jelata menyaksikan pembunuhan itu, kagum.

Lukisan Simonet berfungsi sebagai pengingat kuat akan pengorbanan yang dilakukan oleh umat Kristen awal untuk menyebarkan iman mereka.

Ini bukan hanya menjadi bukti keterampilan seni penciptanya, tetapi juga merupakan penghormatan terhadap warisan abadi Santo Paulus dan komitmennya yang teguh terhadap pesan Kristen, seperti yang diabadikan dalam tulisan kanonikal maupun apokrif.

Karya masterpiece ini terus menginspirasi dan menggerakkan pengunjung ke Katedral Málaga, mengajak mereka untuk merenungkan kehidupan banyak pria dan wanita yang membentuk sejarah Kekristenan.

Halaman:

Tags

Terkini