PONTIANAKGLOBE -- Penerbit asal Jerman, Frankfurter Buchmesse membagikan buku-buku untuk koleksi Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta dalam rangka mempererat hubungan kedua negara yang telah terjadi selama 70 tahun.
Frankfurter Buchmesse membagikan 90 buku pilihan karya penulis Jerman, meliputi berbagai bidang dari buku anak-anak, buku sastra, pengenalan budaya Jerman hingga panduan memasak hidangan khas Jerman, pada 14 Desember 2022 lalu.
Claudia Kaiser, selaku Vice President Frankfurter Buchmesse menyatakan terima kasih kepada Perpustakaan Jakarta Cikini atas kerjasama tersebut karena dapat memperkenalkan karya-karya penulis Jerman.
"Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pertukaran budaya dan sastra antara Jerman dan Indonesia," kata Claudia dari siaran pers dikutip Pontianak Globe, Kamis (21 Desember 2022).
Menurutnya, kerja sama di bidang penerbitan buku antara Indonesia dan Jerman bukanlah hal yang baru seperti pada 2015 silam, kontingen Indonesia selaku tamu kehormatan pameran buku Frankfurter Buchmesse diterima sangat baik.
Claudia menceritakan setelah itu pada tahun-tahun setelahnya, Frankfurter Buchmesse dengan dukungan Kedutaan Besar Jerman Jakarta tetap terlibat aktif dalam pelaksanaan festival sastra dan kebudayaan yang berlangsung di Indonesia.
Sementara itu, Christoph Fischer selaku Kepala Bagian Kebudayaan dan Pers Kedutaan Besar Jerman Jakarta menyatakan bahwa Kedutaan Besar Jerman Jakarta telah terlibat aktif dalam dunia kesastraan Indonesia.
"Sebagai contoh, karya salah satu penulis Indonesia ternama, “Cantik itu Luka” karya Eka Kurniawan, telah diterjemahkan ke bahasa Jerman dengan dukungan program penerjemahan Litprom e.V. yang didanai oleh Kementerian Luar Negeri Jerman dan LitRI Translation Funding Program di bawah Komite Buku Nasional dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI," kata. Christoph.
Dia mengharapkan selanjutnya akan ada lebih banyak kolaborasi untuk mendukung penerjemahan karya penulis Indonesia ke bahasa Jerman dan sebaliknya," kata Christoph.
Adapun Eka Nuretika Putra selaku Kepala Bidang Deposit, Pengembangan Koleksi, Pengolahan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan berterima kasih atas kontribusi Pemerintah Jerman dan Frankfurter Buchmesse, diharapkan buku buku Jerman ini dapat ikut berpengaruh terhadap kekayaan sastra Indonesia.
"Pojok Internasional di Perpustakaan Jakarta Cikini baru dikembangkan dan selain Jerman hingga saat ini sudah terdapat dua negara sahabat yang ikut melengkapi, Australia dan Jepang. Diharapkan kegiatan ini dapat berlangsung secara berkala," kata Eka.
Dia memaparkan Perpustakaan Jakarta Cikini mempunyai visi untuk mencerdaskan bangsa bukan hanya dari kegiatan kesastraan, tetapi juga kegiatan kegiatan seperti belajar memasak dan bermusik.
Artikel Terkait
Buku Mutiara Kata-Hati Mgr Agustinus Agus Diluncurkan: Sang Komunikator Ulung dari Kampung
Minat Literasi Rendah, Komunitas Lorong Buku Batavia Bagi Diskon Buku Gede Lho