Selain itu, Pastor Moses menyoroti pentingnya berlatih dan konsistensi dalam menggunakan media sosial, dengan mengatakan, "Dalam ilmu pengetahuan, keterampilan dimulai dengan latihan, kemudian konsistensi agar menjadi terlatih, terampil, bahkan menjadi seni."
Dia menggambarkan proses ini seperti seorang penari yang sudah mahir dalam menemukan ide, membuat rencana, dan melaksanakannya.
Acara penutupan malam itu diakhiri dengan ucapan terima kasih kepada semua peserta dan doa dalam membawa harapan agar mereka dapat membawa pengetahuan yang diperoleh sebagai berkat dalam kehidupan.
Artikel Terkait
Deni Iskandar, Anak Pangenglang Murid Abuya KH Ahmad Muhtadi bin Dimyathi al-Bantani Bertemu Paus Fransiskus
Paus Fransiskus Minta Perlindungan Pekerja dan Martabat Manusia di Tempat Kerja
Paus Fransiskus Sangat Sedih atas Bencana Banjir Besar di Libya
Paus Fransiskus Mendorong Komunitas Sant'Egidio untuk Bertekad dalam Mengejar Perdamaian
Paus Fransiskus Mohon Doa untuk Warga Maroko Pasca Gempa Bumi
Paus Fransiskus Harap Ada Solidaritas untuk Libya yang Terkena Bencana Banjir
Kunjungan Paus Fransiskus ke Marseille: Momen Doa, Pertemuan, dan Misa Kudus