Melalui kegiatan ini, STAKAT Negeri Pontianak bersama Paroki Santa Sesilia Pontianak menunjukkan bahwa ekoteologi tidak berhenti pada diskusi di ruang kelas maupun refleksi teologis, tetapi diwujudkan dalam tindakan konkret menjaga kelestarian bumi.
Penanaman 1.000 bibit pohon di Rumah Pelangi menjadi simbol komitmen bersama untuk merawat rumah bersama, sekaligus menghidupi teladan Santo Fransiskus Assisi yang memandang seluruh ciptaan sebagai saudara. (Penulis: Eugenio Agung Bimandaru - Mahasiswa Teologi, STAKat Negeri Pontianak Angkatan 2024) ***