PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kabar duka datang dari Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh yang meninggal dunia dalam insiden kebakaran di kediamannya kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).
Haerul Saleh dilaporkan menjadi korban jiwa setelah sempat terjebak di dalam rumah saat api membesar dan melalap bagian bangunan. Dugaan sementara, titik api berasal dari lantai 4 rumah yang diketahui merupakan area ruang kerja korban.
Baca Juga: Detik-Detik Minyak Sawit Tumpah di Banyuasin, Pengendara Panik Hindari Jalan Licin
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 07.53 WIB dan langsung memicu kepanikan warga sekitar. Di lokasi kejadian juga ditemukan sisa-sisa bahan kimia yang mudah terbakar.
Salah satu saksi mata, Arpen yang merupakan penjaga rumah, mengaku mendengar teriakan korban dari lantai atas saat kebakaran mulai membesar.
“Bapak teriak (minta tolong), teriak kebakaran,” kata Arpen di lokasi kejadian, Jagakarsa, Jumat, 8 Mei 2026.
Arpen mengatakan dirinya langsung panik dan segera meminta bantuan warga sekitar sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran. Di tengah situasi mencekam itu, ia juga sempat mencoba masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan korban.
“Kita naik, sama ngasih tahu warga sini langsung telpon damkar,” jelas Arpen.
Ia bahkan sempat naik ke lantai atas untuk memastikan kondisi di dalam rumah dan mendapati korban masih berada di dalam bangunan yang terbakar.
“Kita naik ke atas, ternyata bapak masih di dalam,” terangnya.
Usai kejadian, muncul dugaan kebakaran dipicu sisa tiner bekas renovasi rumah yang berada di lokasi. Namun hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.
Polres Metro Jakarta Selatan bersama tim Inafis dan Puslabfor Mabes Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Haerul Saleh.
Baca Juga: Kasus Ponpes Pati Memanas, Kuasa Hukum Ngaku Ditawari Rp400 Juta Tutup Mulut
Olah TKP tersebut dipimpin langsung Kapolres Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan guna mengungkap sumber utama kebakaran.
Secara terpisah, Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab insiden tersebut.