pontianak-insights

Lonjakan Harga BBM Nonsubsidi, Beban Baru Masyarakat?

Minggu, 19 April 2026 | 21:18 WIB
Pertamina dan ESDM ungkap alasan naikkan 3 jenis BBM nonsubsidi per 18 April 2026. (Dok. Unsplash/aldrinrachmanpradana)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga tiga jenis BBM nonsubsidi mulai 18 April 2026, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Kenaikan ini membuat harga Pertamax Turbo melonjak dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter. Sementara Dexlite naik dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.

Baca Juga: 5 Bulan Pascabencana, Warga Sawang, Aceh Utara Masih Bertaruh Nyawa

Di sisi lain, dua jenis BBM nonsubsidi lainnya, yakni Pertamax dan Pertamax Green 95, tidak mengalami perubahan harga. Pertamax tetap di Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 di Rp12.900 per liter.

Penyesuaian harga ini mengacu pada regulasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang mempertimbangkan fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa kenaikan hanya berlaku untuk BBM nonsubsidi tertentu.

“Harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya, Sabtu, 18 April 2026.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan respons terhadap dinamika pasar energi global.

“Kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global,” jelasnya.

Baca Juga: Siswa SMAN 1 Purwakarta Diduga Lecehkan Guru, Publik Geram

Ia juga memastikan bahwa harga BBM subsidi tetap stabil.

“Tapi hal penting yang perlu kami tekankan adalah Pemerintah memastikan harga BBM subsidi, baik itu Pertalite dan Solar subsidi tidak naik,” lanjutnya.

Saat ini, harga Pertalite masih berada di Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar di Rp6.800 per liter. Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tersebut tetap stabil hingga akhir 2026.***

Tags

Terkini