PONTIANAKGLOBE.COM, LAMPUNG -- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambahrejo di Pringsewu, Lampung mendadak jadi perhatian publik setelah percakapan di media sosialnya viral.
Perbincangan itu bermula dari unggahan akun TikTok @devianindia97 yang memperlihatkan tangkapan layar percakapan pesan langsung antara dirinya, sebagai orang tua penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan admin SPPG Tambahrejo.
Baca Juga: Bule Tuduh Maling, Minta Maaf, Lalu Balik Ngamuk Ancam Patahkan Kaki
Keluhan muncul karena menu ayam yang dibagikan kepada anaknya dinilai belum layak dikonsumsi. Ayam tersebut disebut masih terlihat mentah dan bahkan masih berbulu.
“Alhamdulillah belajar bijak cerdas dan bijaksana. Dicek dulu sekarang and hell yeah, I found itu,” tulis pengirim pesan, dikutip dari unggahan ulang @pringsewumedia pada Jumat, 17 April 2026.
“Min, gimana min nggak jadi makan ayam ini anak kesayangan aku,” lanjutnya.
Alih-alih mendapat respons permintaan maaf, pesan tersebut justru dibalas dengan nada bercanda oleh admin. Balasan itu kemudian memicu reaksi warganet karena dianggap tidak pantas.
“Calon MPR RI ini udah sok Inggris sekarang, selamat ya udah jadi bahan ketawanya. Admin punya hiburan jadinya, oiya satu lagi, BKKBN juga pada ketawa bacanya,” tulis admin dalam balasannya.
Respons tersebut membuat orang tua penerima manfaat merasa tidak dihargai. Ia mempertanyakan alasan keluhannya justru dijadikan bahan candaan.
“Bukannya minta maaf ayam masih berbulu, malah ngetawain orang sok Inggris. Emang kenapa kalau sok Inggris? Kenapa harus jadi bahan ketawaan?” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi dalam program tersebut, terutama pada aspek kebersihan dan kualitas makanan.
“Berbenah masakannya, sanitasinya lebih teliti, ini program bagus, internalnya kayak gitu? Ngetawain orang ngasih kritik malah jadi bahan ketawaan, maunya dikasih pujian, dikasih kritik dibikin bahan ketawa?” terangnya.
Video yang telah ditonton ratusan ribu kali itu kemudian berlanjut dengan klarifikasi dari pihak terkait. Disebutkan bahwa kedua belah pihak telah bertemu dan saling menyampaikan permintaan maaf.
“Hari Kamis ini, kami udah maaf-maafan ya, pokoknya udah maafan. Jujur sih waktu itu kesel banget, sebagai ibu anaknya nggak jadi makan ayam MBG, tapi tadi udah saling uneg-uneg,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pihak SPPG dan tim distribusi telah datang langsung untuk meminta maaf serta menjelaskan bahwa kesalahan dalam pengolahan makanan bisa saja terjadi.