Atas kondisi tersebut, pihak sekolah menyatakan keberatan jika harus bertanggung jawab atas pengelolaan sisa makanan.
Selain itu, mereka juga mendesak agar pihak SPPG memiliki tim khusus yang menangani distribusi secara mandiri di sekolah.
"Menuntut agar pihak SPPG Al-Mubarokah segera menyediakan tenaga khusus atau petugas distribusi mandiri," lanjut isi surat.
Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SPPG terkait viralnya surat tersebut.***